Drama Penaklukan di La Cartuja: Betis Gagal Pertahankan Keunggulan, Braga Menyapu ke Semifinal Europa League

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 April 2026 | Di Stadion La Cartuja, Sevilla, pertandingan leg kedua perempat final UEFA Europa League antara Real Betis dan SC Braga berakhir dengan skor mengejutkan 2-4 untuk kemenangan Braga. Kemenangan tersebut membawa Braga melaju ke semifinal dengan agregat 5-3, sekaligus menutup mimpi Betis yang sempat berada di depan 2-0 pada menit ke-26.

Betis membuka pertandingan dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-13, striker asal Brasil, Antony, memanfaatkan umpan terobosan dari Abde untuk mencetak gol pertama lewat sundulan kepala yang menambah semangat pendukung di tribun. Tak lama kemudian, pada menit ke-26, Abde menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah menerima umpan panjang dari Fidalgo dan mengeksekusi tendangan akhir yang tak dapat dihentikan kiper Braga, Pau López.

Baca juga:

Namun, euforia Betis seketika memudar ketika gol ketiga yang diduga akan menambah selisih menjadi tiga dibatalkan oleh VAR karena posisi offside Antony. Keputusan tersebut menjadi titik balik psikologis, menandai perubahan momentum yang akan menguntungkan Braga.

Braga merespons dengan serangan cepat. Pada menit ke-38, Pau Víctor memanfaatkan kebingungan di area penalti Betis setelah tabrakan antara Diego Llorente dan Marc Bartra. Víctor menembus pertahanan dan menembak ke sudut atas gawang, mengurangi selisih menjadi 2-1. Sekitar satu menit kemudian, Vitor Carvalho menambah tekanan dengan gol kepala dari tendangan sudut, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-49.

Masuknya babak kedua memperlihatkan ketegangan yang memuncak. Pada menit ke-53, Ricardo Horta mengeksekusi penalti setelah amukan Amrabat yang dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Gol penalti tersebut memberi keunggulan 3-2 bagi Braga. Empat menit setelahnya, pada menit ke-74, pemain muda Gorby menambah keunggulan lewat tendangan voli dari luar kotak penalti yang tak terjangkau kiper Betis.

Seluruh pertandingan berakhir dengan skor 2-4 untuk Braga. Dengan hasil agregat 5-3, Braga melaju ke semifinal, sementara Betis harus puas dengan posisi kelima di LaLiga, mengingat kegagalan mereka di kompetisi Eropa.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi menyerang Braga di paruh kedua. Betis mencatat 9 tembakan dengan 4 tepat sasaran, sedangkan Braga hanya 5 tembakan dengan 3 tepat sasaran, namun efektivitas konversi Braga jauh lebih tinggi. Kepemilikan bola berada di tangan Betis (53,9% vs 46,1%), namun Braga berhasil memanfaatkan peluang secara lebih efisien.

Keputusan VAR menjadi sorotan utama. Gol ketiga Betis dibatalkan karena offside, sementara penalti yang diberikan kepada Braga menimbulkan perdebatan di antara pendukung Betis. Selain itu, insiden cedera kepala pada Llorente menambah ketegangan. Llorente terjatuh setelah tabrakan dengan Bartra, namun berhasil melanjutkan pertandingan meski tampak grogi.

Pelatih Manuel Pellegrini menyampaikan kekecewaan pasca pertandingan, menekankan bahwa timnya harus belajar dari kesalahan dan meningkatkan konsistensi dalam menjaga keunggulan. Sementara itu, Carlos Vicens, pelatih Braga, memuji mental timnya yang tidak menyerah meski tertinggal dua gol pada babak pertama, serta menyoroti efektivitas serangan balik cepat.

Para pendukung Betis di tribun menyuarakan kekecewaan mereka dengan sorakan yang berubah menjadi keluhan. Suasana di La Cartuja berubah menjadi hening ketika gol terakhir Braga tercipta, menandai berakhirnya harapan semifinal bagi tim Andalusia.

Berikut ringkasan statistik utama pertandingan:

Statistik Betis Braga
Gol 2 4
Tembakan 9 (4 tepat) 5 (3 tepat)
Kepemilikan Bola 53,9% 46,1%
Kartu Kuning 4 3
Kartu Merah 0 0
Foul 12 16

Dengan hasil ini, Betis harus kembali fokus pada kompetisi domestik, sementara Braga melanjutkan perjuangan mereka menuju final Europa League, berusaha menambah sejarah klub Portugal di kompetisi Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *