Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 April 2026 | Pertandingan putaran 16 U.S. Open Cup antara Charlotte FC dan Atlanta United pada Selasa malam 28 April 2026 menyajikan aksi yang menegangkan di Mecklenburg County Sportsplex, Matthews, North Carolina. Kedua tim datang dengan motivasi tinggi; Charlotte berupaya melanjutkan perjalanan mereka setelah berhasil menyingkirkan Atlanta pada dua pertemuan sebelumnya, sementara Atlanta ingin membuktikan diri setelah meraih kemenangan penting melawan Toronto di liga.
Jadwal resmi menempatkan laga pada pukul 19.00 WIB, disiarkan secara langsung melalui CBS Sports Network dan layanan streaming Paramount+ serta fuboTV. Bagi penonton yang belum berlangganan, tersedia trial gratis pada fuboTV dan DIRECTV, sementara Paramount+ dapat diakses lewat paket Walmart+.
Sejak peluit pertama, Atlanta United menguasai penguasaan bola dengan tujuh tembakan di babak pertama, sementara Charlotte belum menciptakan satu peluang berbahaya. Tekanan ini berbuah pada menit ke-22 ketika gelandang asal Rusia, Alexey Miranchuk, menerima umpan dari penyerang muda Luke Brennan dan mengeksekusi tendangan melengkung ke sudut atas kiri gawang, memberi Atlanta keunggulan pertama.
Gol pertama mencerminkan taktik agresif Tata Martino yang menekankan penetrasi sayap kiri dan pergerakan cepat di tengah. Miranchuk, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak tim, menunjukkan kontrol bola yang baik dan penyelesaian yang tajam, menegaskan peranannya sebagai pemimpin serangan.
Setelah jeda, Charlotte mencoba bangkit dengan menekan lebih tinggi, namun ketidaksempurnaan dalam koordinasi pertahanan membuka celah. Pada menit ke-71, Cooper Sanchez, pemain akademi berusia 18 tahun, memanfaatkan umpan panjang Ronald Hernández. Saat Sanchez menyiapkan tembakan, seorang bek Charlotte menabrak kiper Tyler Miller, menyebabkan bola meluncur ke dalam gawang. Sanchez mengonfirmasi gol pertamanya bersama United, menjadi pencetak gol keempat termuda dalam sejarah klub.
Penampilan Sanchez tidak hanya menambah gol, tetapi juga menandai perkembangan penting bagi akademi United. Pada usia 18 tahun, 1 bulan, dan 3 hari, ia bergabung dengan daftar pemain muda bersejarah klub. Setelah gol tersebut, Atlanta mempertahankan keunggulan 2-0 hingga akhir pertandingan, memastikan mereka melaju ke perempat final.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Atlanta dalam hal tembakan (7-0), penguasaan bola (58% vs 42%), dan akurasi umpan (85%). Charlotte, meski terbatas dalam peluang, tetap menampilkan beberapa serangan balasan yang berpotensi, namun gagal memanfaatkan ruang di daerah pertahanan United.
Para pelatih memberikan komentar usai laga. Tata Martino menilai performa tim secara positif, menekankan pentingnya memanfaatkan peluang gol muda seperti Sanchez. Sementara pelatih Charlotte, yang belum disebutkan namanya, mengakui kesalahan defensif dan berjanji memperbaiki koordinasi di laga selanjutnya.
Dengan kemenangan ini, Atlanta United akan menghadapi pemenang antara Red Bull New York dan New York City FC di perempat final, yang akan diputuskan melalui undian pada hari Kamis. Pertarungan selanjutnya diperkirakan akan berlangsung pada 19 atau 20 Mei 2026, menambah ekspektasi bagi para suporter.
Secara keseluruhan, laga Charlotte FC vs Atlanta United menegaskan kualitas muda dalam skuat United dan menunjukkan bahwa tekanan turnamen dapat memicu performa luar biasa dari pemain berusia di bawah 20 tahun. Bagi Charlotte, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan di sisa musim.
