Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juni 2026 | Curaçao berhasil membuat sejarah di Piala Dunia 2026 dengan mengimbangi Ecuador 0-0 dalam pertandingan Grup E. Pertandingan ini berlangsung di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Kansas City, dan dihadiri oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima dari Belanda.
Penampilan luar biasa dari kiper Curaçao, Eloy Room, menjadi kunci kemenangan timnya. Room membuat 15 penyelamatan, hanya satu lebih sedikit dari rekor penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia yang dibuat oleh Tim Howard pada 2014.
Pelatih Curaçao, Dick Advocaat, mengaku sangat bangga dengan performa timnya. "Kami datang dari tidak ada apa-apa dan mereka bertarung seperti singa. Ini akan menjadi pesta besar di pulau kami malam ini dan mereka layak mendapatkannya," katanya.
Sementara itu, Ecuador harus menghadapi tekanan besar karena gagal memenangkan pertandingan ini. Mereka harus menghadapi Jerman di pertandingan terakhir untuk mempertahankan harapan mereka di Piala Dunia 2026.
Curaçao sendiri masih memiliki harapan untuk melaju ke babak selanjutnya jika mereka dapat mengalahkan Pantai Gading di pertandingan terakhir mereka. Hasil imbang ini membuat Curaçao tetap memiliki kesempatan untuk melaju ke babak selanjutnya, meskipun peluangnya masih tipis.
Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa Curaçao bukanlah tim yang lemah. Mereka berhasil mengimbangi Ecuador, yang memiliki pemain-pemain berkualitas seperti Enner Valencia dan Moisés Caicedo.
Dalam kesimpulan, pertandingan antara Curaçao dan Ecuador berakhir dengan skor 0-0. Curaçao membuat sejarah dengan mendapatkan poin pertama mereka di Piala Dunia 2026, sementara Ecuador harus menghadapi tekanan besar untuk mempertahankan harapan mereka di turnamen ini.
