Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2026, Zico Ingatkan Bahaya Lawan yang Semakin Kompetitif

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 Juni 2026 | Pertandingan antara Brasil dan Jepang di Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan ke-15 kedua tim setelah pertama kali bertemu pada 1989. Brasil mendominasi Jepang dalam 14 pertemuan sebelumnya, dengan satu-satunya kemenangan Jepang adalah pada pertemuan terakhir Oktober tahun lalu saat mereka menang dengan skor 3-2.

Legenda sepak bola Brasil, Zico, mengingatkan negaranya soal betapa bahayanya kekuatan timnas Jepang yang akan dihadapi tim Samba pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Amerika Serikat, Selasa (30/6) dini hari WIB.

Baca juga:

Zico menghabiskan sebagian besar kariernya di Flamengo, sebelum kemudian menutup karier profesionalnya bersama klub asal Jepang Sumitomo Metals yang diperkuatnya dari 1991 sampai 1994. Setelah pensiun, dia memulai karier sebagai pelatih kepala bersama Kashima Antlers yang hanya bertahan lima bulan, sebelum kemudian kariernya di Negeri Sakura berlanjut untuk melatih timnas Jepang selama empat tahun setelah Piala Dunia 2002 sampai Piala Dunia 2006.

Piala Dunia 2006 menjadi pertemuan pertama Jepang dengan Brasil di turnamen empat tahunan tersebut. Ketika itu, Samurai Biru yang dilatih Zico, kalah 1-4 dari Brasil di babak grup. Zico mengaku pertandingan tersebut menjadi pengalaman emosional karena harus menghadapi negara kelahirannya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengungkapkan negara-negara unggulannya pada ajang Piala Dunia 2026. Ia menjagokan Korea Selatan, Argentina, dan Portugal. Menurutnya, Argentina tampil paling siap dibandingkan negara lainnya.

Di sisi lain, Jepang tetap berada dalam status siaga tinggi pada Sabtu (27/6) ketika Topan Mekkhala mendekati pesisir timur negara itu setelah Topan Higos melemah menjadi depresi tropis dengan potensi hujan lebat, banjir, dan tanah longsor.

Kondisi cuaca buruk terjadi setelah beberapa hari hujan deras yang disebabkan oleh dua topan tersebut serta keberadaan front hujan musiman. Lebih dari 2 juta orang di 13 prefektur di Jepang bagian barat telah ditempatkan di bawah perintah evakuasi pada Jumat karena pihak berwenang memperingatkan kondisi yang memburuk.

Peringatan keselamatan darurat Level 5, yang merupakan tingkat peringatan tertinggi di Jepang, dikeluarkan untuk sebagian wilayah Seika di Prefektur Kyoto setelah terjadi tanah longsor lainnya. Sejumlah daerah mencatat curah hujan yang luar biasa tinggi.

Kota Goto di Prefektur Nagasaki menerima sekitar 600 milimeter hujan sejak Selasa, sementara lebih dari 500 milimeter hujan tercatat di beberapa wilayah Prefektur Kumamoto dan Prefektur Saga.

Dalam menghadapi pertandingan melawan Jepang, Brasil harus waspada dan tidak meremehkan kekuatan lawannya. Dengan pengalaman Zico dan kekuatan Jepang yang semakin kompetitif, pertandingan ini akan menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik di Piala Dunia 2026.

Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Brasil harus mempersiapkan diri dengan baik dan tidak boleh meremehkan kekuatan Jepang. Dengan demikian, Brasil dapat meningkatkan peluang mereka untuk memenangkan pertandingan dan melaju ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *