Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Juni 2026 | Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan ini menjadi sorotan karena beberapa insiden yang terjadi di lapangan. Salah satu insiden yang paling menarik perhatian adalah khi Achraf Hakimi, pemain Maroko, melakukan tekel keras terhadap Vinicius Junior, pemain Brasil.
Hakimi melakukan tekel ceroboh ke pergelangan kaki Vinicius dengan bagian bawah sepatunya. Insiden ini membuat banyak orang berpendapat bahwa Hakimi seharusnya mendapatkan kartu merah. Namun, wasit pertandingan, Slavko Vinčić, hanya memberikan peringatan kepada Hakimi.
Insiden ini juga membuat Zlatan Ibrahimović, legenda AC Milan, berpendapat bahwa Hakimi pantas mendapatkan kartu merah. Ibrahimović mengatakan bahwa tekel Hakimi sangat berbahaya dan bisa menyebabkan cedera serius bagi Vinicius.
Selain insiden tersebut, pertandingan juga diwarnai dengan perdebatan tentang bahasa yang digunakan dalam konferensi pers. Vinicius Junior dan Achraf Hakimi, keduanya pemain yang berbicara bahasa Spanyol dengan lancar, dicegah untuk berbicara dalam bahasa Spanyol saat konferensi pers.
Insiden ini membuat banyak orang bertanya-tanya tentang kebijakan FIFA terkait bahasa yang digunakan dalam konferensi pers. Beberapa orang berpendapat bahwa kebijakan ini tidak adil dan bisa membatasi kebebasan berekspresi para pemain.
Pertandingan antara Brasil dan Maroko juga menarik perhatian karena kualitas permainan kedua tim. Maroko, yang merupakan tim Afrika Utara, menunjukkan permainan yang sangat baik dan bisa mengimbangi Brasil, tim yang dianggap sebagai salah satu favorit Piala Dunia 2026.
Dengan hasil imbang ini, Brasil dan Maroko sama-sama mendapatkan 1 poin dari pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Kedua tim akan melanjutkan pertandingan mereka di grup C, dengan Brasil menghadapi Skotlandia dan Maroko menghadapi Haiti.
