Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Mei 2026 | Francesco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, mengalami trauma setelah kecelakaan besar di MotoGP Catalunya 2026. Bagnaia yang berhasil finis di posisi ketiga setelah penalti Joan Mir, tidak bisa merayakan kesuksesannya karena masih terpengaruh oleh kecelakaan yang dialami oleh Johann Zarco.
Bagnaia menyatakan bahwa Zarco tidak bersalah atas kecelakaan tersebut, karena menurutnya ada anomali teknis pada motor Honda RC213V milik Zarco. Bagnaia juga mengkritik keras keputusan panitia yang memaksakan start ketiga, yang membuatnya merasa tidak siap untuk balapan.
Setelah kecelakaan, Bagnaia mengalami cedera pada pergelangan tangannya dan merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Ia berencana untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Italia untuk memastikan bahwa tidak ada cedera serius.
Sementara itu, Luca Marini, pembalap HRC, mencalonkan Bagnaia sebagai presiden asosiasi pembalap, karena menurutnya Bagnaia sangat aktif dalam komisi keamanan dan memiliki kemampuan untuk memimpin.
Joan Mir, pembalap Honda HRC Castrol, juga menyatakan bahwa Bagnaia memiliki kemampuan untuk menjadi presiden asosiasi pembalap, karena menurutnya Bagnaia sangat peduli dengan keselamatan pembalap.
Dalam kesimpulan, kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 telah meninggalkan dampak yang signifikan pada Bagnaia, baik secara fisik maupun mental. Namun, dengan dukungan dari rekan-rekannya, Bagnaia diyakini dapat kembali ke trek balapan dengan lebih kuat dan siap.
