Janice Tjen Gagal Lolos Babak Kedua Madrid Open 2026, Pasangan Unggulan Keenam Menghentikannya

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 April 2026 | Pasangan ganda putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, kembali menorehkan prestasi di ajang bergengsi WTA 1000 Madrid Open 2026. Setelah menyingkirkan duo Eropa Marta Kostyuk dan Clara Tauson pada babak pertama dengan skor 6-3, 7-6(7-1) di Lapangan 8 La Caja Magica, mereka melaju ke babak kedua yang dijadwalkan pada hari Sabtu, 25 April 2026.

Namun, harapan mereka untuk menembus perempat final harus berakhir lebih dini ketika menghadapi pasangan unggulan keenam, Cristina Bucsa dari Spanyol dan Nicole Melichar-Martinez dari Amerika Serikat. Duo Spanyol-Amerika tersebut menampilkan permainan agresif sejak servis pertama, memaksa Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berjuang keras untuk tetap berada dalam pertandingan.

Baca juga:

Dalam set pertama, pasangan Indonesia sempat mengamankan break pada game keempat, namun Bucsa/Melichar-Martinez segera membalas dengan break balik, mengunci set dengan kemenangan 6-3. Set kedua menjadi lebih ketat, dengan kedua tim saling bertukar layanan hingga mencapai tie-break. Pada momen krusial, Bucsa menunjukkan keunggulan mental, memenangi tie-break 7-1 dan menutup pertandingan dengan skor akhir 6-3, 7-6(7-1).

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Janice Tjen, yang sebelumnya telah mencuri sorotan publik lewat penampilan gemilang di kompetisi regional. Pada Asian Games 2022, duo Janice/Aldila berhasil menembus semifinal, meski akhirnya harus puas berada di posisi perunggu setelah dikalahkan oleh pasangan Chinese Taipei, Chan Hao Ching dan Chan Yung Jan.

Tak hanya itu, pada SEA Games 2025 yang digelar di National Tennis Development Center, Nonthaburi, Thailand, Janice Tjen bersama Aldila Sutjiadi berhasil mengangkat medali emas, menegaskan dominasi mereka di tingkat Asia Tenggara. Keberhasilan tersebut menambah kepercayaan diri mereka menjelang debut di WTA 1000 Madrid Open, turnamen pertama mereka di level tertinggi sejak penampilan di Chennai Open 2025, di mana mereka juga menjuarai kompetisi tersebut.

Meski terhenti di babak kedua, performa Janice Tjen di Madrid Open menunjukkan peningkatan signifikan. Kemenangan atas Kostyuk/Tauson, dua pemain muda yang sedang naik daun di rangkaian WTA, membuktikan kemampuan taktik dan kecepatan mereka dalam mengatasi lawan-lawan berpengalaman. Analisis statistik menunjukkan bahwa Janice berhasil mencatat persentase servis pertama sebesar 68%, sementara Aldila mencatat 65%, angka yang berada di atas rata-rata turnamen.

  • Rekor WTA 2026: 1 kemenangan (babak pertama), 1 kekalahan (babak kedua).
  • Medali emas SEA Games 2025.
  • Medali perunggu Asian Games 2022.
  • Peringkat dunia ganda putri: berada di peringkat 45 pada April 2026.

Pelatih tim menilai bahwa pengalaman melawan pasangan unggulan seperti Bucsa/Melichar-Martinez sangat berharga untuk pengembangan mental dan taktik Janice Tjen serta Aldila Sutjiadi. “Kami belajar banyak dari pertandingan ini, terutama dalam mengelola tekanan di set tie-break. Itu akan menjadi bahan evaluasi untuk turnamen selanjutnya,” ujar pelatih tim Indonesia.

Ke depan, Janice Tjen menargetkan peningkatan peringkat dunia dan berharap dapat menembus babak perempat final pada turnamen WTA 1000 berikutnya. Dengan dukungan penuh dari federasi tenis Indonesia serta pengalaman yang terus bertambah, duo ini optimis dapat kembali menorehkan prestasi lebih tinggi di panggung internasional.

Secara keseluruhan, meski terhenti lebih dini, perjalanan Janice Tjen di Madrid Open 2026 tetap menjadi bukti konsistensi dan potensi besar mereka dalam kompetisi tenis dunia. Penampilan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk berprestasi di kancah tenis global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *