Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juni 2026 | Perhatian tertuju pada sektor ganda putra, khususnya pasangan muda Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan.
Devin/Faathir naik lima posisi ke peringkat ke-31 dunia setelah menjadi runner-up Macau Open 2026.
Sedangkan Tiwi/Fadia naik empat tingkat dari peringkat 20 menjadi 16 dunia berkat pencapaian semifinal.
Keberhasilan Devin/Faathir menembus final Macau Open 2026 menjadi pencapaian terbaik sepanjang karier mereka di ajang BWF World Tour Super 300.
Sebelumnya, prestasi tertinggi pasangan muda Indonesia ini adalah menjuarai Odisha Masters 2025 level Super 100 serta mencapai perempat final Kejuaraan Asia 2026.
Dalam laga final Macau Open 2026 yang berlangsung di Macao East Asian Games Dome, Devin/Faathir berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Lee Jong-Min.
Sayang, Devin/Faathir harus mengakui keunggulan Jin/Lee dengan skor akhir 21-18, 19-21, 10-21.
Meski gagal membawa pulang gelar juara, status runner-up Macau Open 2026 memberikan tambahan poin yang cukup besar bagi Devin/Faathir.
Di sisi lain, Indonesia menatap Japan Open 2026 dengan ambisi meraih gelar perdana Super 750 musim ini, Jonatan Christie hingga Raymond/Joaquin siap unjuk aksi.
Japan Open 2026 akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, pada 14-19 Juli mendatang.
Indonesia menurunkan wakil di seluruh sektor, mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri hingga ganda campuran.
Di sektor tunggal putra, Indonesia mengandalkan Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang masuk daftar pemain babak 32 besar.
Sementara Moh. Zaki Ubaidillah alias Ubed masih menempati posisi kedua dalam daftar cadangan.
Kesimpulan, dengan kenaikan peringkat Devin/Faathir dan Tiwi/Fadia, Indonesia memiliki harapan besar untuk meraih gelar di Japan Open 2026.
