Bagas Maulana Pindah ke Ganda Campuran, Apakah Ini Langkah Tepat?

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Agustus 2026 | Pebulu tangkis Indonesia, Bagas Maulana, baru saja mengumumkan bahwa ia akan pindah dari ganda putra ke ganda campuran. Keputusan ini diambil setelah Bagas menyampaikan keinginannya untuk mengubah fokus kariernya. Ia akan berpasangan dengan Indah Cahya Sari Jamil dan debut mereka dijadwalkan pada turnamen Pontianak International Challenge 2026.

Menurut pelatih ganda putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, perpindahan Bagas bukan keputusan yang diambil tanpa pertimbangan. Antonius menjelaskan bahwa karakter permainan Bagas justru sesuai dengan kebutuhan ganda campuran. Selain faktor teknik, Antonius juga melihat postur tubuh dan kekuatan pukulan Bagas menjadi nilai tambah untuk bermain dengan solid di bagian belakang sektor ganda campuran.

Baca juga:

Bagas Maulana sebelumnya dikenal sebagai partner Muhammad Shohibul Fikri sebelum kemudian dirombak oleh PBSI. Muhammad Shohibul Fikri sempat bermain dengan Daniel Marthin dan kini moncer bersama dengan Fajar Alfian. Sementara itu, Bagas Maulana sempat dipasangkan dengan Leo Rolly Carnando dan sejumlah pemain muda.

Perpindahan Bagas ke ganda campuran ini juga berawal dari keinginan Bagas mencoba tantangan baru. PBSI memberi kesempatan dengan harapan pengalaman ganda putranya mendukung prestasi di sektor baru. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa proses perpindahan sektor tidak akan dilakukan secara instan. Tim pelatih akan memantau perkembangan Bagas secara bertahap sebelum menentukan langkah berikutnya.

Di sisi lain, perusahaan bus pertama di Salatiga, Eerste Salatigasche Transport Onderneming (Perusahaan Angkutan Salatiga Pertama) atau yang kerap disebut sebagai ESTO, merupakan salah satu perusahaan bus pertama di Hindia Belanda dan perusahaan bus pertama di gemeente Salatiga. Perusahaan ini didirikan oleh Kwaa Tjwan Ing di kisaran tahun 1923.

Kesimpulan dari perpindahan Bagas Maulana ke ganda campuran ini masih belum bisa diprediksi. Namun, dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Bagas, ia memiliki potensi untuk menjadi pemain yang sukses di sektor ganda campuran. Dengan debut mereka di turnamen Pontianak International Challenge 2026, kita bisa melihat apakah perpindahan ini akan menjadi langkah tepat bagi Bagas Maulana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *