Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Agustus 2026 | Alexander Zverev, pemain tennis Jerman, baru-baru ini mengungkapkan bahwa turnamen tennis yang berlangsung selama dua minggu dapat menjadi salah satu penyebab banyak pemain top yang memilih untuk tidak berpartisipasi. Ia menyarankan agar turnamen Masters dikurangi menjadi satu minggu untuk menghindari kelelahan pemain.
Zverev sendiri mengalami kekalahan di Canadian Open dan berpendapat bahwa jadwal yang padat dapat membuat pemain top memilih untuk tidak berpartisipasi dalam turnamen tertentu. Ia percaya bahwa mengurangi durasi turnamen dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemain top.
Sementara itu, Rafael Nadal’s uncle, Toni Nadal, memiliki teori tentang mengapa Alexander Zverev dan Stefanos Tsitsipas belum mencapai potensi mereka. Ia percaya bahwa kedua pemain tersebut mungkin merasa terlalu nyaman dengan posisi mereka dan belum memiliki motivasi yang cukup untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar.
Zverev juga baru-baru ini diberitakan telah memberikan penghargaan kepada ball kids di Cincinnati Open setelah mereka bekerja keras selama turnamen yang berlangsung dalam hujan. Ia membelikan mereka pizza sebagai tanda terima kasih atas kerja keras mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, Zverev telah menjadi salah satu pemain tennis yang paling sukses, dengan beberapa gelar Masters dan penampilan yang kuat di Grand Slam. Namun, ia masih belum mencapai posisi nomor satu di dunia, yang saat ini dipegang oleh Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner.
Untuk meningkatkan partisipasi pemain top dalam turnamen tennis, Zverev percaya bahwa perubahan dalam jadwal dan format turnamen dapat menjadi kunci. Ia berharap bahwa dengan mengurangi durasi turnamen, pemain top dapat memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk turnamen berikutnya.
