Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 18 Juni 2026 | Tahun Baru Islam 1448 H telah tiba, dan umat Muslim di seluruh dunia menyambutnya dengan amalan-amalan religius. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca doa awal tahun Hijriyah sebagai bentuk permohonan keberkahan dan perlindungan di tahun yang baru.
Doa awal tahun Hijriyah merupakan bacaan doa yang dibaca ketika masuk bulan Muharram. Ini karena Tahun Baru Islam 1 Muharram adalah momen istimewa bagi umat Muslim untuk melakukan introspeksi diri dan memanjatkan harapan kepada Sang Pencipta.
Salah satu bacaan doa awal tahun Hijriyah yang sering diamalkan adalah sebagai berikut: اَللّهُمَّ أَنْتَ اْلاَبَدِيُّ اْلقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفٰى يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ.
Artinya: “Tuhanku, Engkau Yang Maha Abadi, Yang Terdahulu dan Yang Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Engkau menjadi tempat bergantung dan sumber harapan. Tahun baru ini telah tiba, kami memohon perlindungan kepada-Mu di dalamnya dari godaan setan, para pengikutnya, serta bala tentaranya. Kami juga memohon pertolongan-Mu dalam mengendalikan hawa nafsu yang selalu mengajak kepada keburukan serta memohon bimbingan agar segala aktivitas dapat mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Tuhan Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan.”
Doa tersebut juga diakhiri dengan permohonan rahmat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Melalui doa awal tahun Hijriyah, umat Islam diajak untuk menjadikan pergantian tahun sebagai waktu memperbaiki diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Amalan lain yang dianjurkan adalah memperbanyak sedekah dan berbagi, muhasabah diri dan memperbanyak istighfar, serta memanjatkan doa akhir tahun dan awal tahun. Dengan melakukan amalan-amalan tersebut, umat Islam dapat meningkatkan kualitas ibadah dan memperoleh keberkahan di tahun yang baru.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan 1 Muharram 1448 H bertepatan dengan 17 Juni 2026. Keputusan ini tertuang dalam surat pengumuman resmi nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang dikeluarkan pada 29 Dzulhijjah 1447 H atau 15 Juni 2026 M.
Dengan demikian, tahun baru Islam dimulai pada hari Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 M. PBNU mengajak seluruh umat Islam, khususnya warga Nahdliyin, untuk memanjatkan doa agar diberikan keberkahan dan perlindungan di tahun yang baru.
Di momen tahun baru Islam ini, umat Islam diharapkan dapat memperbarui komitmen untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat hubungan dengan Allah SWT. Dengan demikian, diharapkan umat Islam dapat mencapai keberkahan dan kesuksesan di tahun yang baru.
