Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Juni 2026 | Tahun Baru Islam 1448 H telah tiba, dan momen ini dipandang sebagai kesempatan untuk melakukan muhasabah dan evaluasi diri. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai ajang hijrah dan evaluasi diri. Ia menegaskan bahwa pergantian tahun Hijriah bukan sekadar rutinitas perubahan angka di penanggalan, melainkan pengingat sejarah agung hijrahnya Rasulullah SAW yang sarat nilai perjuangan dan keteguhan iman.
Seno Aji juga mengingatkan pentingnya menengok ke belakang sejenak guna mengevaluasi lembaran hidup yang telah dilewati selama setahun terakhir. Ia berharap masyarakat dapat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi pembangunan daerah. Sementara itu, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan menggelar doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural, pegawai, dan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan spiritual. Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, mengajak warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga binaan yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
Salah satu tradisi unik yang dilakukan pada malam 1 Muharram adalah meminum susu putih. Tradisi ini didasarkan pada tafaul atau harapan baik, agar perjalanan hidup selama satu tahun ke depan senantiasa dijadikan putih bersih, suci, dan penuh dengan kebaikan spiritual. Doa yang dibaca saat meminum susu putih adalah “Allāhumma bārik lanā fīhi, wa zidnā minhu” yang artinya “Ya Allah, berkahilah kiranya kami di dalam susu ini, dan tambahkanlah dari susu ini kepada kami”.
Ucapan Tahun Baru Islam juga menjadi salah satu cara untuk berbagi doa, harapan, dan semangat hijrah kepada keluarga, sahabat, maupun orang-orang terdekat. Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk mengirimkan kata-kata sebagai bentuk perhatian sekaligus pengingat agar senantiasa meningkatkan keimanan dan amal kebaikan.
Dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, umat Muslim diharapkan dapat memperbanyak zikir, merefleksikan diri, serta memohon ampunan atas segala khilaf yang dilakukan di tahun yang lalu. Dengan demikian, diharapkan umat Muslim dapat mengawali lembaran baru dengan catatan amal yang saleh dan diridai oleh Allah SWT.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Tahun Baru Islam 1448 H merupakan momen yang sangat penting untuk melakukan muhasabah dan evaluasi diri. Dengan memperbanyak amalan dan memohon ampunan, diharapkan umat Muslim dapat meningkatkan keimanan dan amal kebaikan, serta mengawali lembaran baru dengan penuh harapan dan semangat hijrah.
