Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Juli 2026 | Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya merawat lingkungan dan membangun karakter sebagai bagian dari tanggung jawab spiritual. Menurutnya, kesadaran menjaga alam tidak cukup hanya dibangun melalui aturan hukum, tetapi juga harus menjadi bagian dari tanggung jawab spiritual.
Hal ini disampaikan oleh Nasaruddin Umar saat membedah tiga buku seri pemikirannya di Auditorium Harun Nasution, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama terus mendorong penguatan konsep ekoteologi sebagai pendekatan yang mengintegrasikan ajaran agama dengan aksi nyata menghadapi krisis iklim.
Menurut Nasaruddin Umar, hukum formal tetap memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, namun kesadaran spiritual juga diperlukan untuk membangun kesadaran menjaga alam. Ia mencontohkan bahwa ulama dan negarawan memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi dalam membangun bangsa.
Selain itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menekankan pentingnya membangun karakter dan integritas sebagai bagian dari pembangunan hukum yang berkeadilan. Ia menegaskan bahwa nilai agama memberikan arahan moral pada kehidupan publik, dan demokrasi, konstitusi, hak asasi manusia, dan lembaga negara tetap sangat diperlukan, tetapi semua ini akan menjadi rapuh jika tidak didukung oleh moralitas.
Terpisah dari itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Asosiasi Imam Besar yang bakal mempertemukan para ulama terkemuka dari berbagai belahan dunia. Konferensi tersebut akan dihadiri oleh banyak ulama terkemuka dunia, termasuk Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Sudais, yang dijadwalkan menjadi pembicara utama.
Konferensi internasional ini membawa misi penting, yaitu membangun fondasi kerja sama global dalam membentengi masyarakat dunia dari ancaman radikalisme melalui pendekatan keilmuan dan dialog. Menurut Nasaruddin Umar, pengalaman Indonesia dalam mengembangkan moderasi beragama kini kian menjadi rujukan global.
Indonesia juga sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah universitas di Australia, khususnya di sektor pendidikan tinggi dan moderasi beragama. Menurut Nasaruddin Umar, Australia adalah negara tetangga yang perlu diperkuat hubungan akademik dan keagamaannya.
