Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Juni 2026 | Memasuki bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah dan mendulang berlimpah pahala. Salah satu amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah berpuasa sunnah. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa puasa sunnah di bulan Muharram sebagai salah satu puasa sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadhan.
Keutamaan puasa pada pergantian tahun Hijriah juga terdapat dalam hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berpuasa pada hari akhir Dzulhijjah dan awal Muharram, niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya, walaupun selama lima puluh tahun melakukannya.”
Bagi mereka yang ingin melaksanakan puasa 1 Muharram, bacaan niatnya adalah: نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta’aala). Artinya: “Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta’ala.”
Selain puasa sunnah yang dikhususkan pada bulan Muharram, terdapat puasa sunnah yang bisa dikerjakan secara rutin oleh umat Islam, seperti puasa Tasu’a dan puasa Ayyamul Bidh. Puasa Tasu’a adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, dengan bacaan niat: نَوَيْتُ صَوْمَ تَسُعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى (Naiwaitu shauma tasu’aa-i sunnatan lillaahi ta’aalaa).
Umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan puasa Qadha Ramadhan, yaitu puasa yang dilaksanakan untuk mengganti puasa Ramadhan yang tertinggal. Puasa Qadha Ramadhan harus dilaksanakan sebelum memasuki bulan Ramadhan berikutnya.
Puasa Dzulhijjah juga merupakan puasa sunnah yang dianjurkan, terutama pada hari-hari pertama bulan Dzulhijjah. Puasa ini dipercaya dapat membawa keberkahan dan pahala yang besar bagi yang melaksanakannya.
Dalam melaksanakan puasa, umat Islam harus memperhatikan niat dan cara melaksanakannya. Niat yang benar dan cara melaksanakan puasa yang sesuai dengan syariat Islam akan membuat puasa menjadi lebih bermakna dan membawa manfaat yang besar bagi pelaksananya.
Memahami keutamaan dan cara melaksanakan puasa Qadha Ramadhan dan puasa Dzulhijjah akan membantu umat Islam untuk lebih menghargai dan memanfaatkan kesempatan ini. Dengan demikian, umat Islam dapat meningkatkan ketakwaan dan memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.
