Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Juli 2026 | Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Bekasi tahun 2026 berlangsung kondusif dan nyaris tanpa keluhan dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bekasi menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari pemanfaatan aplikasi Bebunge (Bekasi Nyambung Bae) yang memudahkan orang tua mendaftarkan anak cukup melalui telepon genggam.
Aplikasi Bebunge merupakan aplikasi resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform. Pada pelaksanaan SPMB tahun 2026, aplikasi ini berhasil melayani 50.702 calon peserta didik dengan rincian 29.476 pendaftar jalur domisili, 9.698 jalur afirmasi, 8.725 jalur prestasi akademik, 1.822 jalur prestasi non akademik, serta 981 pendaftar jalur mutasi.
Para pendaftar akan mengisi kuota 32.030 kursi di 56 SMP Negeri se-Kabupaten Bekasi, terdiri atas 16.016 kuota kursi jalur domisili, 8.014 kursi jalur prestasi, 6.403 kursi jalur afirmasi, dan 1.597 kursi jalur mutasi. Orang tua bisa memantau peringkat calon peserta didik secara real time, sehingga peluang diterima di sekolah tujuan diketahui setiap saat.
Fitur SPMB di Bebunge juga menggunakan metode pengukuran jarak yang dapat diukur secara mandiri. Fitur ini menggunakan metode pengukuran jarak self-assesment, di mana orang tua mengukur jarak dari rumah ke sekolah sendiri, sehingga tidak terjadi masalah-masalah klasik terkait jarak khususnya pada jalur domisili.
Pengumuman hasil seleksi SPMB Kota Bandung 2026 tahap kedua untuk jalur domisili dan mutasi dijadwalkan dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026. Calon peserta didik maupun orang tua dapat mengecek hasil seleksi secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Bandung 2026.
Keberhasilan pelaksanaan SPMB di Kabupaten Bekasi menunjukkan kemajuan ekosistem teknologi digital di bidang pendidikan. Dengan menggunakan aplikasi Bebunge, pemerintah daerah dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di daerah tersebut.
Kesimpulan, pelaksanaan SPMB di Kabupaten Bekasi tahun 2026 berlangsung sukses berkat pemanfaatan aplikasi Bebunge. Aplikasi ini memudahkan orang tua dalam mendaftarkan anak ke SMPN, serta memberikan kemudahan dalam memantau peringkat dan hasil seleksi. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan pendidikan yang mudah diakses.
