Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 April 2026 | Denpasar, 29 April 2026 – Pada pameran otomotif Living World, Wuling Motors resmi meluncurkan model terbarunya, Wuling Eksion. Peluncuran yang digelar di Bali menandai langkah strategis perusahaan China‑Indonesia untuk memperluas jajaran kendaraan listrik dan hibrida di pasar kepulauan. Mengusung konsep keluarga modern, SUV 7‑seater ini ditawarkan dalam dua varian utama: versi listrik murni (EV) dan versi plug‑in hybrid (PHEV).
Varian EV Wuling Eksion dilengkapi motor listrik berdaya tinggi yang mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer per pengisian, sementara varian PHEV memanfaatkan sistem LING Power Hybrid untuk mengoptimalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, menghasilkan akselerasi halus dan efisiensi bahan bakar yang kompetitif. Kedua varian dibangun di atas platform Wonder Flexible Modular System (WFMS), yang memungkinkan integrasi komponen listrik maupun mesin pembakaran internal secara modular.
Berikut rangkuman fitur utama yang menjadi nilai jual Wuling Eksion:
- WFMS Platform: Memungkinkan fleksibilitas dalam proses elektrifikasi, sehingga varian EV dan PHEV dapat diproduksi dengan biaya yang lebih efisien.
- LING Power Hybrid System: Mengoptimalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik untuk performa optimal pada varian PHEV.
- LING OS: Sistem operasi berbasis Android yang menyediakan konektivitas cerdas, navigasi, layanan hiburan, serta integrasi aplikasi pihak ketiga.
- MAGIC Battery Pro: Teknologi baterai dengan perlindungan termal, manajemen daya cerdas, dan garansi seumur hidup untuk beberapa varian.
- Desain Muscular Flowline: Garis bodi tegas, lampu depan‑belakang berbentuk huruf X, serta grille honeycomb khusus varian PHEV yang menegaskan kesan sporti.
- Velg 18 inci Two‑Tone: Menambah kesan elegan dan dinamis pada setiap varian.
Regional Sales Manager Wuling Motors, Rheza Adidarma, menegaskan bahwa “Wuling Eksion dirancang untuk mendukung setiap perjalanan keluarga dengan dukungan teknologi cerdas dan perlindungan menyeluruh.” Ia menambahkan bahwa harga kedua varian kompetitif, dimulai sekitar Rp450 juta, menargetkan segmen menengah‑atas yang menginginkan teknologi ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Pemilihan Bali sebagai lokasi peluncuran tidak lepas dari strategi pemasaran yang menargetkan kawasan pariwisata dan daerah perkotaan dengan kepadatan kendaraan tinggi. Denpasar dipilih karena tingginya minat masyarakat, khususnya milenial, terhadap kendaraan berkelanjutan. Pemerintah daerah telah mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian baterai, sehingga konsumen dapat mengisi daya EV dan PHEV dengan mudah di titik‑titik strategis kota.
Selain Wuling Eksion, Wuling Motors juga menyiapkan peluncuran model lain, Wuling Cloud EV Pro 2026, yang menawarkan motor listrik berdaya lebih tinggi dan interior kabin lebih luas. Meskipun harga resmi belum diumumkan, diperkirakan berada di kisaran Rp500‑550 juta, menambah pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik premium.
Kehadiran Wuling Eksion di pasar Indonesia diharapkan mempercepat adopsi kendaraan listrik dan hibrida, selaras dengan kebijakan pemerintah yang menargetkan 20 % kendaraan baru di jalan raya menjadi listrik pada tahun 2030. Dengan dukungan infrastruktur pengisian baterai yang terus berkembang, terutama di wilayah Bali, Wuling Motors menilai potensi penjualan akan terus meningkat dalam lima tahun ke depan.
Secara keseluruhan, peluncuran Wuling Eksion menandai evolusi strategi Wuling Motors di Indonesia. Menggabungkan inovasi teknologi, desain modern, dan harga terjangkau, SUV 7‑seater ini tidak hanya menawarkan mobilitas fleksibel bagi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada upaya pengurangan emisi karbon di seluruh kepulauan. Dengan empat pilar teknologi mutakhir, Wuling Eksion siap menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan.
