Rekor Dunia Sushi Jepang: Tuna Termahal Seberat 243 kg Laku Rp55 Miliar di Lelang Toyosu

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Pasar Ikan Toyosu di Tokyo kembali mencetak sejarah pada awal tahun 2026 ketika sebuah tuna sirip biru seberat 243 kilogram terjual dengan harga fantastis sebesar 510,3 juta yen, atau sekitar Rp55 miliar. Penjualan ini tidak hanya memecahkan rekor Guinness World Records sebagai tuna termahal yang pernah dilelang, tetapi juga menegaskan posisi Jepang sebagai pusat inovasi kuliner sushi kelas dunia.

Tuna tersebut, yang dikenal dengan sebutan bluefin tuna, ditangkap di perairan Oma, Prefektur Aomori, wilayah yang terkenal dengan kualitas ikan lautnya. Setelah penangkapan, ikan langsung dibawa ke pasar Toyosu, tempat lelang pertama tahun 2026 digelar. Kiyomura Corp., perusahaan yang mengelola jaringan restoran Sushizanmai, menjadi pembeli tertinggi. Presiden Kiyomura, Kiyoshi Kimura, menerima sertifikat Guinness pada 20 April di sebuah acara resmi yang dihadiri pejabat pasar dan media internasional.

Baca juga:

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas tuna yang luar biasa ini dan akan terus menyajikannya kepada para pecinta sushi di seluruh dunia,” ujar Kiyoshi Kimura dalam sambutan singkatnya. Ia menambahkan bahwa tuna ini akan dipotong di gerai utama Sushizanmai di Tsukiji dan disajikan di berbagai cabang restoran mereka, menjadikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para pelanggan.

Berikut adalah rangkaian harga tuna termahal yang tercatat sejak data tersedia pada tahun 1999, dengan fokus pada lonjakan tajam dalam empat tahun terakhir:

Tahun Harga (juta yen) Setara (Rp miliar)
2023 36 ≈3,9
2024 114 ≈12,3
2025 270 ≈29,1
2026 510,3 ≈55,0

Data di atas menunjukkan peningkatan harga lebih dari tiga kali lipat dalam rentang tiga tahun, menandakan permintaan global yang terus menguat serta eksklusivitas yang melekat pada ikan berukuran besar dan kualitas prima. Lonjakan ini tidak lepas dari tradisi lelang tuna pertama tahun baru yang telah menjadi simbol keberuntungan dan promosi besar bagi industri perikanan Jepang.

Lelang tersebut kini menjadi daya tarik wisata tersendiri. Pengunjung dapat menyaksikan proses penawaran secara langsung dari dek observasi pasar pada pagi hari, menjadikan pengalaman tersebut sebagai magnet bagi wisatawan domestik maupun internasional. Selain itu, harga tinggi yang dibayarkan oleh Kiyomura Corp. memberikan sinyal kuat kepada nelayan dan pedagang ikan bahwa nilai premium tetap dapat dicapai, mendorong praktik penangkapan yang lebih berkelanjutan dan berfokus pada kualitas.

Para pakar industri memperkirakan bahwa tren harga tinggi akan terus berlanjut, terutama mengingat peningkatan permintaan sushi premium di pasar Asia dan Amerika Utara. Kiyoshi Kimura menegaskan rencana perusahaan untuk tetap berinvestasi dalam proses pemilihan ikan, memperluas jaringan pasokan, dan memperkenalkan varian menu baru yang menonjolkan tuna termahal ini sepanjang tahun mendatang.

Dengan pencapaian ini, Jepang tidak hanya mengukir rekor dunia, tetapi juga memperkuat citra sebagai pionir gastronomi yang mampu menggabungkan tradisi, inovasi, dan nilai ekonomi tinggi dalam satu piring sushi yang elegan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *