Presiden Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung dan Kuntadi sebagai Jampidsus

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung. Dalam keppres tersebut, Presiden Prabowo menunjuk Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung dan Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, keppres tersebut telah ditandatangani Presiden pada Selasa (21/7/2026) berdasarkan hasil Tim Penilai Akhir (TPA) yang mengacu pada usulan Jaksa Agung. Prasetyo menjelaskan bahwa keppres tersebut akan ditindaklanjuti secara administratif sebelum petikannya dikirimkan kepada Kejaksaan Agung.

Baca juga:

Penunjukan Asep Nana Mulyana dan Kuntadi ini merupakan bagian dari perombakan jabatan di Kejaksaan Agung. Sebelumnya, Febrie Adriansyah telah mengundurkan diri sebagai Jampidsus dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Sementara itu, pengacara tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Krisna Murti, mendesak Kejaksaan Agung untuk segera memeriksa Nanik S Deyang. Nanik S Deyang telah mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan namanya tercatat di urutan pertama dalam daftar pengajuan justice collaborator Krisna Murti.

Presiden Prabowo juga telah melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, Presiden Prabowo telah melakukan beberapa penunjukan dan pelantikan pejabat baru. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo sedang melakukan perubahan dan perombakan dalam beberapa lembaga negara.

Kesimpulan dari serangkaian kejadian ini adalah bahwa pemerintahan Presiden Prabowo sedang melakukan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas lembaga negara. Dengan penunjukan dan pelantikan pejabat baru, pemerintahan berharap dapat meningkatkan kinerja dan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *