Polri Gencarkan Operasi Besar, Komplotan Ganjal ATM di Tangerang Ditangkap

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Tim Kepolisian Resor (Polres) Tangerang berhasil menggerebek sebuah jaringan kriminal yang menguasai teknik ganjal ATM, menjerat puluhan tersangka dalam satu malam. Penangkapan ini menandai langkah tegas aparat dalam memerangi kejahatan siber yang semakin mengancam keamanan finansial masyarakat.

Menurut Kepala Divisi Reserse Kriminal Polres Tangerang, operasi ini berawal dari hasil intelijen gabungan antara satuan siber Polri dan lembaga perbankan yang melaporkan peningkatan transaksi tidak wajar pada mesin ATM di beberapa wilayah kota. Tim investigasi kemudian menelusuri pola penyusupan perangkat skimmer pada mesin ATM yang dipasang secara cepat dan tersembunyi.

Baca juga:

Modus ganjal ATM yang dipakai komplotan ini melibatkan beberapa tahapan krusial:

  • Pemasangan perangkat skimmer pada slot kartu ATM secara diam-diam, biasanya pada malam hari ketika mesin tidak beroperasi.
  • Penggunaan kamera tersembunyi untuk merekam PIN nasabah saat mereka memasukkan kode.
  • Pengambilan data kartu dan PIN melalui perangkat khusus yang terhubung ke jaringan kriminal.
  • Pencurian dana dilakukan secara bertahap dengan melakukan transaksi tarik tunai atau transfer menggunakan data yang telah dicuri.

Dalam satu sesi penyelidikan, polisi menemukan lebih dari dua puluh unit skimmer yang tersembunyi di mesin ATM beberapa bank ternama di wilayah Tangerang Selatan, Tangerang Utara, dan Kelapa Dua. Selain itu, ditemukan juga sejumlah laptop, handphone, dan perangkat komunikasi yang dipakai untuk mengirimkan data hasil pencurian ke server di luar negeri.

“Kami berhasil membongkar jaringan ini berkat kerja sama intensif antara Polri, Bank Indonesia, serta pihak perbankan yang melaporkan anomali transaksi. Penangkapan ini diharapkan dapat menghentikan alur pencurian uang secara massal serta menegakkan rasa aman bagi nasabah,” ujar Kapolres Tangerang, Kombes Pol. Andi Saputra dalam konferensi pers.

Beberapa tersangka yang ditangkap merupakan anggota aktif jaringan kriminal internasional yang beroperasi di beberapa negara Asia Tenggara. Mereka diduga memiliki jaringan logistik yang memfasilitasi pengiriman perangkat skimmer dan peralatan hacking ke berbagai lokasi strategis.

Pihak perbankan juga mengimbau nasabah untuk lebih waspada saat menggunakan ATM. Tips keamanan yang disarankan meliputi memeriksa keberadaan perangkat asing pada slot kartu, menutup tangan saat memasukkan PIN, serta melaporkan segala kejanggalan pada petugas bank atau polisi.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan siber yang menargetkan sektor keuangan di Indonesia. Menurut data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), pencurian uang melalui ganjal ATM meningkat hingga 35% dalam dua tahun terakhir, menimbulkan kerugian miliaran rupiah.

Dengan penangkapan ini, Polri berharap dapat memberikan efek jera kepada jaringan serupa serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan melaporkan setiap indikasi kecurigaan guna membantu penegakan hukum.

Operasi ini masih dalam tahap penyelidikan lanjutan untuk mengusut jaringan yang lebih luas, termasuk mengidentifikasi sumber peralatan skimmer dan aliran dana hasil kejahatan. Kepolisian menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan forensik digital serta memperkuat kerjasama internasional dalam memerangi kejahatan siber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *