Pemuda Tabanan Tewas dalam Kecelakaan Truk Dinas TNI, Kapendam Udayana Beri Penjelasan Lengkap

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 April 2026 | Seorang pemuda berusia 22 tahun meninggal dunia setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dengan truk dinas Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Tabanan, Bali, pada Senin (20/04/2026) sore. Insiden terjadi di Jalan Raya Tabanan-Kediri sekitar pukul 16.30 WIB, ketika truk milik TNI yang sedang melakukan tugas pengangkutan bahan bakar melaju dengan kecepatan tinggi menabrak sepeda motor korban.

Korban, yang dikenal dengan nama Ahmad Fauzi, merupakan mahasiswa teknik sipil asal Denpasar yang sedang dalam perjalanan pulang ke kampus setelah mengikuti praktikum lapangan. Menurut saksi mata, truk tersebut tampak tidak mengurangi kecepatan meski berada di zona kecepatan terbatas 60 km/jam. Saat truk menabrak sepeda motor, Ahmad langsung terlempar ke tanah dan mengalami cedera kepala yang fatal.

Baca juga:

Tim medis dari Puskesmas Tabanan dan ambulans Dinas Kesehatan segera tiba di lokasi, namun nyawa Ahmad tidak dapat diselamatkan. Badan Korban dipindahkan ke RSUD Tabanan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kapendam Udayana, Udayana Budi Prasetyo, mengadakan konferensi pers di kantor Keuskupan Tabanan pada sore yang sama untuk memberikan keterangan resmi. Dalam sambutannya, Kapendam menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi ini dan menegaskan bahwa pihak Keuskupan akan mendampingi keluarga Ahmad dalam proses duka serta memberikan dukungan moral dan material.

“Kami berdoa agar arwah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan meminta kepada pihak terkait agar menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini secara transparan,” ujar Kapendam. “Kami siap membantu keluarga korban dalam segala hal, termasuk penyediaan bantuan hukum bila diperlukan,” tambahnya.

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengirim unit Unit Reskrim Lalu Lintas (URT) untuk melakukan penyidikan. Kapolri Bali, Kompol Dedi Suprapto, menyatakan bahwa penyelidikan akan mencakup pemeriksaan rekaman CCTV, analisis kondisi mekanis truk, serta verifikasi catatan kecepatan dan jadwal tugas truk dinas TNI. “Jika terbukti ada kelalaian, kami tidak akan segan menuntut pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan TNI yang mengendalikan truk tersebut, Letnan Kolonel (L/K) Budi Santoso, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan warga Tabanan. “Kami akan menunggu hasil penyelidikan dan siap menanggung segala konsekuensi hukum yang muncul. Kami juga akan memperketat prosedur operasional kendaraan dinas untuk mencegah kejadian serupa,” kata Budi.

Berbagai pihak masyarakat turut mengungkapkan rasa duka dan keprihatinan. Lembaga Advokasi Masyarakat (LAMAS) mengajukan rekomendasi agar pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan dinas militer yang melintasi jalan publik, terutama di daerah dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi.

Berikut langkah-langkah yang dijanjikan oleh otoritas terkait:

  • Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi teknis truk dinas TNI.
  • Pengumpulan rekaman CCTV dari titik-titik strategis di sekitar lokasi kecelakaan.
  • Pengujian kecepatan truk menggunakan data GPS dan data dashcam.
  • Peninjauan kembali kebijakan operasional kendaraan militer di wilayah sipil.
  • Penyediaan kompensasi bagi keluarga korban sesuai peraturan yang berlaku.

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di jalan raya serta perlunya koordinasi yang lebih baik antara institusi militer dan sipil dalam penggunaan kendaraan dinas. Warga Tabanan berharap agar proses hukum berjalan cepat dan adil, serta agar langkah preventif dapat diterapkan untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan pihak berwenang berjanji akan mengumumkan temuan lengkap dalam waktu dekat. Sementara itu, keluarga Ahmad Fauzi tetap berada di sisi rumah duka, menerima dukungan dari kerabat, sahabat, serta komunitas akademik dan keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *