Pemadaman Listrik Jakarta: KRL Tak Terganggu, Lalu Lintas Lengser & UTBK Terhambat

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 April 2026 | Pada Kamis, 23 April 2026, sebagian wilayah DKI Jakarta mengalami pemadaman listrik Jakarta yang dipicu oleh gangguan suplai dari PLN. Kejadian ini menimbulkan beragam dampak, mulai dari kemacetan di persimpangan utama hingga gangguan pada pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Meskipun demikian, PT KAI Commuter menegaskan bahwa layanan KRL tetap berjalan normal.

Menurut Leza Arlan, Manager Public Relations KAI Commuter, “Operasional perjalanan commuter line tidak terganggu atas kejadian listrik padam.” Pernyataan tersebut disampaikan setelah tim lapangan memantau jaringan listrik yang mendukung sistem kelistrikan stasiun dan sinyal kereta. Dengan dukungan sumber daya cadangan dan prosedur kontinjensi, KRL yang melayani rute Manggarai‑Bogor tetap beroperasi tanpa penurunan frekuensi.

Baca juga:

Di sisi lain, dampak paling terasa dirasakan oleh pengguna jalan raya. Akun resmi @TMCPoldaMetro di X.com melaporkan bahwa lampu lalu lintas (traffic light) di beberapa titik mengalami gangguan, menyebabkan antrean kendaraan menumpuk di persimpangan seperti Jalan M.H. Thamrin, Jalan Sudirman, dan area sekitar Bundaran HI. Petugas lalu lintas pun harus melakukan pengaturan manual, mengalihkan arus kendaraan melalui rambu darurat dan bantuan polisi lalu lintas untuk mencegah kemacetan total.

PLN mengkonfirmasi bahwa gangguan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, dimulai dari area perkantoran di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan menyebar ke sejumlah wilayah lain termasuk Jakarta Pusat dan Tangerang. Haris Andika, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, menjelaskan, “Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. Kami fokus lakukan upaya penormalan melalui pusat kendali dan penanganan di lapangan.” Ia menambahkan bahwa masyarakat dapat memantau perkembangan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center 123.

UTBK, yang dijadwalkan berlangsung secara simultan di beberapa pusat ujian seperti Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Rawamangun, menjadi korban sampingan lain. Banyak calon peserta melaporkan kondisi gelap di ruang ujian, menimbulkan kecemasan dan kebingungan dalam mengakses platform komputer. Salah satu pengguna media sosial menulis, “Kasian banget yang lagi UTBK, Rawamangun mati lampu,” menyoroti betapa kritisnya situasi bagi ribuan pelajar yang menanti hasil seleksi perguruan tinggi.

Berikut rangkuman dampak utama pemadaman listrik Jakarta:

  • KRL Commuter: Tidak ada gangguan layanan; kereta tetap beroperasi dengan sistem cadangan.
  • Lalu lintas: Lampu lalu lintas mati di beberapa persimpangan, mengakibatkan kemacetan dan penyesuaian manual oleh petugas.
  • UTBK: Beberapa ruang ujian mengalami kegelapan, mengganggu proses tes dan menimbulkan keluhan peserta.
  • PLN: Menyatakan gangguan akibat masalah suplai, sedang melakukan normalisasi dan menyarankan warga cek aplikasi resmi.

Upaya pemulihan terus berlangsung. Tim teknis PLN melaporkan bahwa sebagian besar area telah mendapatkan kembali pasokan listrik pada sore hari, meski beberapa zona masih dalam tahap pemulihan akhir. Sementara itu, pihak kepolisian tetap meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar.

Secara keseluruhan, meski pemadaman listrik Jakarta tidak menghentikan layanan kereta komuter, dampaknya terasa jelas di jaringan jalan dan kegiatan penting seperti UTBK. Koordinasi antara KAI Commuter, PLN, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam mengurangi gangguan dan menjaga kelancaran aktivitas warga kota. Diharapkan langkah-langkah penormalan serta evaluasi teknis akan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *