Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juni 2026 | Pemadaman listrik bergilir telah menjadi fenomena yang sering terjadi di Indonesia, terutama di wilayah Jawa. Pemadaman listrik ini disebabkan oleh gangguan teknis dan masalah pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). PT PLN (Persero) sebagai penyedia listrik negara telah melakukan upaya untuk memperbaiki kondisi ini, namun masih belum dapat memastikan kapan pemadaman listrik bergilir akan berakhir.
Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pemadaman listrik bergilir dilakukan sebagai langkah sementara untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan setelah dua unit pembangkit berkapasitas besar mengalami gangguan. PLN juga tengah mengamankan pasokan batu bara, terutama jenis kalori menengah (medium rank coal), untuk memenuhi kebutuhan PLTU.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih bijak dalam menerima, menyaring, serta menyebarkan informasi yang beredar di berbagai platform digital, baik melalui media sosial maupun aplikasi percakapan. PLN juga menyediakan layanan pengaduan yang tersedia setiap hari untuk membantu masyarakat memperoleh keterangan terkini mengenai gangguan maupun pekerjaan pemeliharaan jaringan.
Untuk memantau kondisi kelistrikan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi resmi PLN, situs PLN, atau layanan pengaduan yang tersedia. Selain itu, PLN juga menyediakan informasi tentang jadwal pekerjaan jaringan yang berbeda untuk setiap wilayah.
Dalam beberapa hari terakhir, telah beredar informasi palsu tentang pemadaman listrik total di Jawa-Bali pada 22-25 Juni 2026. PLN telah membantah informasi tersebut dan memastikan bahwa kabar pemadaman listrik tersebut tidak benar. Masyarakat diimbau untuk hanya mempercayai informasi dari kanal resmi seperti PLN Mobile.
Kesimpulan, pemadaman listrik bergilir di Indonesia disebabkan oleh gangguan teknis dan masalah pasokan batu bara ke PLTU. PLN telah melakukan upaya untuk memperbaiki kondisi ini, namun masih belum dapat memastikan kapan pemadaman listrik bergilir akan berakhir. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih bijak dalam menerima, menyaring, serta menyebarkan informasi yang beredar di berbagai platform digital.
