Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Agustus 2026 | Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri mencapai capaian positif pada musim giling 2026. Pabrik ini berhasil menggiling 4 juta kuintal tebu pada hari ke-75 musim giling, sekaligus memperkuat optimisme untuk mencapai target 9 juta kuintal hingga akhir musim giling tahun ini.
General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari karyawan, petani tebu, hingga tenaga tebang angkut yang menjaga kelancaran proses produksi.
Manajer Tanaman PG Pesantren Baru, Chandra Sukmana, mengatakan bahwa target produksi 9 juta kuintal tebu didukung oleh ketersediaan bahan baku yang dinilai masih mencukupi. Menurutnya, koordinasi yang terus dilakukan dengan petani serta tim tebang angkut menjadi kunci menjaga suplai tebu setiap hari agar proses giling tidak mengalami hambatan.
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Sonny T. Danaparamita, mengingatkan pemerintah bahwa target swasembada gula nasional hanya dapat dicapai jika dibarengi reformasi menyeluruh dari sektor hulu hingga hilir. Menurutnya, kebijakan yang bersifat parsial tidak akan cukup untuk membangun industri gula yang berkelanjutan sekaligus melindungi petani.
Guru Besar Fakultas Pertanian IPB, Dwi Andreas Santosa, juga menilai rencana pemerintah mewajibkan industri gula rafinasi memiliki kebun tebu sendiri tidak sesuai dengan konsep awal pendirian industri tersebut. Menurutnya, penempatan pabrik di kawasan pelabuhan dilakukan agar pasokan bahan baku berupa raw sugar lebih efisien.
Kesimpulan dari capaian Pabrik Gula Pesantren Baru Kediri ini menunjukkan bahwa untuk mencapai target swasembada gula nasional, diperlukan reformasi menyeluruh dari sektor hulu hingga hilir, serta peningkatan produktivitas kebun tebu dan perluasan lahan. Kebijakan yang bersifat parsial tidak akan cukup untuk membangun industri gula yang berkelanjutan sekaligus melindungi petani.
