Nunukan Mengalami Dua Wajah: Antara Prestasi Olahraga dan Tantangan Infrastruktur

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Juli 2026 | Kabupaten Nunukan di Kalimantan Utara baru-baru ini mengalami dua wajah yang berbeda. Di satu sisi, Nunukan mengalami kebanggaan dengan prestasi olahraga yang membanggakan. Nur Rahmatullah, pemain muda binaan Nunukan Football Academy (NFA), berhasil menembus tahap seleksi final Elite Pro Academy (EPA) PSM Makassar U-16. Ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa, mengingat bahwa Nur Rahmatullah harus bersaing dengan ratusan pemain muda lainnya dari berbagai wilayah di Sulawesi.

Pelatih NFA, Hermansyah Muchlis, mengungkapkan bahwa perjuangan Nur Rahmatullah belum usai. Ia masih harus bertarung di seleksi final yang dijadwalkan berlangsung pada 25-26 Juli 2026 di Makassar. Jika lolos di tahap ini, peluang bergabung dengan skuad EPA PSM Makassar sudah sangat terbuka lebar.

Baca juga:

Di sisi lain, Nunukan juga menghadapi tantangan infrastruktur yang serius. Jalan perbatasan di dataran tinggi Krayan masih dalam kondisi yang memprihatinkan. Setiap musim hujan, wilayah Krayan terisolasi karena jalanan menjadi lumpur yang sulit dilewati. Hal ini berdampak pada kenaikan harga sembako, kelangkaan bahan pokok, naiknya BBM, dan biaya transportasi.

Masyarakat Krayan telah melakukan berbagai aksi dan teriakan untuk meminta Pemerintah memperhatikan kondisi mereka. Namun, hingga saat ini, belum ada respons yang signifikan. Suara masyarakat Krayan terus bergema, dan mereka berharap bahwa Pemerintah dapat segera menanggapi kebutuhan mereka.

Prakiraan cuaca Kaltara juga menunjukkan bahwa wilayah Tarakan, Nunukan, dan Malinau berpotensi diguyur hujan sepanjang hari. Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Nunukan juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ternak sapi milik warga. Tiga dari empat ekor sapi yang diperiksa terindikasi mengalami cacingan dan langsung mendapat penanganan berupa pemberian obat cacing serta vitamin.

Dalam kesimpulan, Nunukan saat ini menghadapi dua wajah yang berbeda. Di satu sisi, ada prestasi olahraga yang membanggakan, tetapi di sisi lain, ada tantangan infrastruktur yang serius yang perlu segera ditangani. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk meningkatkan kualitas hidup dan memenuhi kebutuhan dasar warga Nunukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *