Nipah, Tapai Gabin, dan Relawan Bakti BUMN: Cerita dari Lampung Selatan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Agustus 2026 | Di Lampung Selatan, terdapat beberapa cerita menarik yang sedang hangat dibicarakan. Salah satunya adalah tentang nipah, sebuah lokasi yang menjadi fokus pengembangan desa wisata dalam rangkaian Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda.

Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Lampung Selatan berlangsung selama empat hari dengan total 12 kegiatan yang terbagi dalam tiga klaster. Klaster pertama, Kelestarian Lingkungan dan Infrastruktur, mencakup kegiatan pembersihan pantai, pembuatan tempat sampah, perbaikan rumah ibadah, serta penanaman 810 bibit kelapa.

Baca juga:

Selain itu, terdapat juga cerita tentang tapai gabin, sebuah camilan sederhana yang bisa dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur. Perpaduan biskuit gabin yang renyah dengan isian tape singkong yang lembut dan manis membuat kudapan ini cocok disajikan sebagai teman minum teh atau kopi.

Membuat tapai gabin juga tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit. Bahan utamanya cukup berupa tape singkong, biskuit gabin, susu kental manis, gula, tepung terigu, dan sedikit garam. Dengan bahan sederhana tersebut, camilan rumahan yang lezat dapat disiapkan dalam waktu relatif singkat.

Di lain sisi, Kalla Land & Property telah meraih Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026 dalam rangkaian Makassar Marketing Festival (MMF) 2026. Penghargaan ini diberikan karena Kalla Land & Property dinilai mampu menghadirkan pendekatan pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga mengedepankan inovasi dan penciptaan nilai bagi pelanggan maupun masyarakat.

Kesimpulan dari cerita-cerita di atas adalah bahwa Lampung Selatan memiliki potensi yang besar dalam pengembangan desa wisata dan pemasaran yang inovatif. Dengan adanya Program Relawan Bakti BUMN 2026 dan penghargaan yang diterima oleh Kalla Land & Property, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan desa wisata dan pemasaran yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *