Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 31 Juli 2026 | Keigo Higashino, penulis misteri Jepang yang terkenal dengan karyanya yang mendalam dan penuh teka-teki, telah meninggalkan dunia sastra dengan kepergiannya. Ia meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat kanker usus besar.
Higashino memulai karirnya sebagai penulis pada tahun 1985 dan sejak itu telah menghasilkan lebih dari 100 buku yang diterjemahkan ke dalam lebih dari 40 bahasa. Ia dikenal dengan gaya penulisannya yang unik, yang menggabungkan elemen misteri, logika, dan emosi manusia.
Beberapa karyanya yang paling terkenal termasuk The Devotion of Suspect X, Journey Under the Midnight Sun, dan The Miracles of the Namiya General Store. Buku-bukunya telah menjadi bestseller di Jepang dan di seluruh dunia, dan telah diadaptasi menjadi film dan serial TV.
Higashino juga dikenal dengan seri detektif Galileo, yang terdiri dari empat buku dan telah menjadi sangat populer di Jepang dan di seluruh dunia. Seri ini mengikuti petualangan detektif Manabu Yukawa, yang dikenal sebagai Detektif Galileo, dalam menyelesaikan kasus-kasus misterius.
Novel terakhir Higashino, Eternal Memory, telah dijadwalkan untuk diterbitkan pada 5 Agustus, bertepatan dengan peringatan 30 tahun seri Galileo. Buku ini akan menjadi buku ke-106 yang diterbitkan sepanjang kariernya.
Kepergian Higashino telah meninggalkan kesedihan yang mendalam di kalangan penggemar buku misteri dan sastra Jepang. Namun, karyanya akan terus hidup dan menginspirasi generasi penulis dan pembaca di masa depan.
