Kericuhan di UGM: Mahasiswa Geruduk Diskusi dengan Tiga Pejabat Negara, Pemerintah Tetap Terbuka untuk Kritik

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Juni 2026 | Kericuhan pecah di Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah ratusan mahasiswa menggeruduk dan membubarkan acara diskusi yang menghadirkan tiga pejabat negara, yaitu Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Insiden tersebut diwarnai aksi kejar-kejaran dan saling dorong antara mahasiswa dengan petugas keamanan. Perwakilan Serikat Mahasiswa (SEMA) UGM, Mesa, mengatakan aksi protes tersebut merupakan bentuk kritik terhadap pemerintah.

Baca juga:

Menurut Mesa, mahasiswa menilai ketiga pejabat itu tidak tepat berbicara mengenai Pancasila di tengah berbagai kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat. Mereka juga menilai pemerintah tidak layak membicarakan Pancasila selagi Indonesia masih membungkam suara rakyat, selama mereka menganggap kritik sebagai gangguan, dan selama mereka masih membuang-buang uang rakyat dengan program nirmanfaat.

Budiman Sudjatmiko menyatakan pemerintah tak akan surut untuk memberi penjelasan dan mendengarkan aspirasi rakyat. Ia menyampaikan bahwa pemerintah tetap terbuka untuk dikritik dan siap untuk melanjutkan pertemuan dengan rakyat bila ada undangan.

Pemerintah juga dianggap menutup telinga dari beragam tuntutan masyarakat yang sudah sampai turun ke jalan. Nilai keadilan, kemanusiaan, dan kesejahteraan juga tak selaras dengan pemerintah yang dianggap telah menghambur-hamburkan uang negara untuk kunjungan luar negeri tak bermanfaat.

Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan pesan bahwa para pengkritik tidak boleh terancam keselamatannya. Budiman Sudjatmiko mengungkapkan bahwa Prabowo meminta menterinya tidak mengambil langkah yang membahayakan para pengkritik.

Kericuhan di UGM tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah masih belum berhasil dalam menghadapi kritik dan tuntutan masyarakat. Pemerintah harus lebih terbuka dan responsif dalam menghadapi aspirasi rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *