Kebakaran SPBU Cemplang Bogor: Dampak dan Penyebab Utama

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Agustus 2026 | Kebakaran SPBU Cemplang di Kota Bogor, Jawa Barat, telah menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat. Kebakaran tersebut terjadi saat mobil Daihatsu Zebra Espass sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Pengemudi mobil, Komara Jaya, mengalami luka bakar di bagian tangan. Api kemudian membesar hingga membakar kendaraan dan merambat ke tempat pengisian bensin.

Baca juga:

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengaku sempat kebingungan setelah kejadian kebakaran SPBU Cemplang. Ia menjelaskan bahwa SPBU tersebut sudah menjalin kontrak untuk pengadaan solar BisKita TransPakuan sekitar 3.000 liter dalam satu harinya.

Dedie mempertanyakan kontrak dengan SPBU terkait penyelesaian perbaikan usai terdampak kebakaran. Ia juga menyebutkan bahwa dampak dari kebakaran tersebut perlu memikirkan diskon harga untuk tarif operasional BisKita pada hari kemerdekaan.

Kebakaran SPBU Cemplang Bogor telah ditangani oleh dua sektor, yakni Sektor Yasmin dan Sektor Sukasari. Petugas melakukan penanganan kebakaran sekitar 20 menit.

Pemilik SPBU Cemplang, Irena Hartanto, menjelaskan peristiwa bermula percikan api dari bagian sebelah kiri mobil saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Kondisi SPBU Cemplang usai mengalami kebakaran telah menjadi perhatian masyarakat. Pengisian bahan bakar dipindahkan ke SPBU di Panaragan untuk sementara waktu.

Dalam kesimpulan, kebakaran SPBU Cemplang Bogor telah menyebabkan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun korsleting aki mobil diduga menjadi penyebab utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *