Kebakaran SMPN 19 Bengkulu dan Jadwal Sholat Jumat: Informasi Terkini

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Juli 2026 | Sebuah kejadian kebakaran melanda SMPN 19 Kota Bengkulu pada Jumat, 24 Juli 2026, yang menyebabkan 7 ruang kelas dan 1 gudang ludes terbakar. Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa karena peristiwa terjadi siang hari saat para siswa telah pulang.

Menurut Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, kebakaran disebabkan oleh percikan api dari luar kompleks sekolah atau adanya pembakaran dari luar yang kemudian menyambar ke bangunan yang mudah terbakar termasuk plafon gedung.

Baca juga:

Peristiwa kebakaran ini terjadi ketika orang menunaikan shalat Jumat, yang disebabkan oleh warga membakar sampah di luar kompleks sekolah dan diperparah oleh angin kencang.

Sementara itu, bagi umat Islam, mengetahui jadwal shalat setiap hari sangat penting agar dapat melaksanakan ibadah tepat waktu. Jadwal shalat untuk wilayah Banjar pada Jumat, 24 Juli 2026, telah dirilis.

Di sisi lain, Tgk Alwy Akbar Al Khalidi menjelaskan bahwa Islam tidak mengenal bulan sial, dan menganggap bulan Safar sebagai bulan sial merupakan warisan keyakinan jahiliah yang telah dibatalkan syariat.

Menurutnya, sejarah Islam mencatat sejumlah peristiwa penting terjadi pada bulan Safar, seperti awal perjalanan hijrah Rasulullah SAW menuju Madinah, pernikahan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dengan Sayyidah Fatimah Az-Zahra, serta sejumlah ekspedisi dakwah pada masa awal Islam.

Terakhir, Kementerian Dalam Negeri telah memetakan titik rawan korupsi di daerah untuk memperkuat sisi pencegahan, dan menyelenggarakan retret bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah pascapelantikan yang memuat materi wawasan kebangsaan, pencegahan korupsi.

Dengan demikian, umat Islam dapat memahami pentingnya menjalankan ibadah shalat dan menghindari keyakinan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, serta memperkuat upaya pencegahan korupsi di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *