Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Mei 2026 | Kebakaran melanda Kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5/2026) pagi. Peristiwa tersebut memicu kepulan asap tebal yang terlihat membumbung tinggi dari area gedung kampus.
Menurut Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Syaiful Kahfi, laporan kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 05.30 WIB. Selang sekitar 10 menit kemudian, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Dalam penanganan awal, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat mengerahkan sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan sekitar 30 personel. Petugas langsung melakukan penyisiran dan pemadaman di titik munculnya asap tebal guna mencegah api meluas ke area lain di dalam gedung kampus.
Belum diketahui secara pasti ruangan atau bagian gedung yang menjadi titik awal kebakaran. Petugas juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab munculnya api yang kemudian memicu kepulan asap tebal di area kampus.
Kebakaran tersebut diduga berasal dari ruang auditorium lantai lima. Area tersebut menjadi titik utama munculnya api dalam insiden kebakaran tersebut.
Aktivitas di sekitar kawasan kampus juga sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya kendaraan operasional pemadam kebakaran yang masuk ke lokasi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kebakaran demi kelancaran proses penanganan petugas.
Polisi dan petugas keamanan kampus juga terlihat melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa kebakaran di kawasan pendidikan tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena asap pekat terlihat dari kejauhan.
Hingga kini, petugas masih fokus melakukan pendinginan dan memastikan kondisi gedung aman sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Kegiatan perkuliahan di kampus tersebut juga terkena dampak kebakaran. Mahasiswa diharuskan untuk mengikuti kuliah secara daring (online) karena kebakaran yang terjadi di kampus.
Dalam penanganan kebakaran, pemerintah provinsi DKI Jakarta telah mengucurkan anggaran sebesar Rp1,9 triliun sejak 2018 hingga 2025 untuk menekan angka kawasan kumuh di ibu kota.
DKI Jakarta juga telah menetapkan Pramono Anung Wibowo sebagai Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities yang menegaskan peran strategis Jakarta sebagai salah satu pemimpin aksi iklim di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania (ESEAO).
Kesimpulan, kebakaran yang melanda Kampus Binus Anggrek di Jakarta Barat telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Dengan upaya penanganan yang cepat dan efektif, diharapkan kebakaran tersebut dapat segera dipadamkan dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
