Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Agustus 2026 | IHSG ditutup menguat 100,12 poin atau 1,59 persen ke 6.401,89 pada Jumat (14/8/2026) setelah pidato Presiden Prabowo Subianto soal RAPBN 2027. Pidato Prabowo tersebut menjadi sentimen booster utama bagi IHSG.
Menurut analis, kenaikan IHSG hari ini dipengaruhi oleh pidato Prabowo yang menyampaikan emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berbenah dan mencapai kinerja yang baik sehingga mencatat laba. Hal ini membuat saham emiten BUMN yang berbasis basic materials, infrastruktur, dan energi bergerak menguat.
Selain itu, proyeksi proyek dari Pidato Prabowo yang akan berpengaruh terhadap ekosistem kendaraan listrik dan konstruksi juga menjadi faktor pendorong. Pembangunan Giant Sea Wall merupakan salah satu proyek yang disebutkan.
Dari sisi nilai tukar, rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat. Faktor eksternal dari angka inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan juga membuat pelaku pasar kembali risk on dan dollar indeks pun melemah.
IHSG berada di level tertinggi 6.401,88 dan level terendah 6.267,40. Sebanyak 334 saham menguat sehingga angkat IHSG. 268 saham melemah dan 191 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.745.884 kali dengan volume perdagangan saham 32,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,4 triliun.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham kesehatan bertambah 3,09%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham properti melambung 2,99% dan sektor saham energi menanjak 2,66%. Lalu sektor saham basic mendaki 1,11%, sektor saham industri bertambah 0,34%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 1,14%, sektor saham consumer siklikal bertambah 1,17%. Lalu sektor saham keuangan mendaki 0,68%, sektor saham teknologi melesat 0,60%, sektor saham infrastruktur bertambah 1,67% dan sektor saham transportasi menguat 1,14%.
Menjelang akhir pekan ini, saham BSSR naik 0,46% menjadi Rp 4.360 per saham. Harga saham BSSR dibuka stagnan di Rp 4.340 per saham. Saham BSSR berada di level tertinggi Rp 4.360 dan level terendah Rp 4.340 per saham.
Saham BBRI naik 0,32% menjadi Rp 3.120 per saham. Saham BBRI dibuka stagnan di Rp 3.110 per saham. Harga saham BBRI berada di level tertinggi Rp 3.150 dan terendah Rp 3.090 per saham.
