Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Juni 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan ratusan lainnya terdampak. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban meninggal dunia ditemukan di Kabupaten Sigi.
BNPB juga melaporkan bahwa sebanyak 312 jiwa atau 110 kepala keluarga (KK) terdampak gempa. Kabupaten Sigi merupakan wilayah dengan dampak paling signifikan, dengan 272 jiwa atau 89 KK terdampak, serta 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.
Gempa juga menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga, fasilitas ibadah, kantor, serta infrastruktur jembatan. BNPB mencatat sedikitnya 67 rumah terdampak, dengan 26 rumah mengalami rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.
Kabupaten Parigi Moutong juga terkena dampak gempa, dengan 40 jiwa atau 21 KK terdampak. Di Kota Palu, dua warga dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak. Pemerintah daerah dan BPBD lintas wilayah segera mendirikan tenda darurat dan mempercepat kaji cepat di lapangan.
Gempa Sulawesi Tengah ini merupakan salah satu bencana alam yang terjadi di Indonesia pada bulan Juni 2026. Selain gempa, Gunung Semeru di Jawa Timur juga kembali erupsi pada hari yang sama, dengan tinggi kolom abu mencapai 400 meter di atas puncak.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih rentan terhadap bencana alam, dan masyarakat perlu tetap waspada dan siap menghadapi situasi darurat.
