Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut, Warga Diminta Waspada

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 Juni 2026 | Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), pada Kamis (11/6/2026) pukul 14.33 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut BMKG, pusat gempa bumi berada di 140 km barat laut Tahun pada titik koordinat 4,87 Lintang Utara dan 125.35 Bujur Timur. Gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga:

Gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa M7,8 di Mindanao, Filipina pada tanggal 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB. Hingga tanggal 11 Juni 2026, pukul 14.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 278 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,7.

Wijayanto, Direktur Gempa dan Tsunami BMKG, mengatakan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan pada skala MMI, antara lain IV-V MMI di Kepulauan Maarore, Kepulauan Sangihe, III-IV MMI di Kendahe, Kepulauan Sangihe.

Gempa juga dirasakan pada skala intensitas III MMI di Nusa Tabukan, Kepulauan Sangihe, Kota Tahuna, Kota Melonguane, kemudian pada skala intensitas II – III MMI di Kota Ondong. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

BMKG mengimbau kepada warga untuk terus berhati-hati terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Warga diminta untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

Kepulauan Sangihe merupakan wilayah yang rawan gempa bumi karena lokasinya yang berada di dekat zona subduksi lempeng. Oleh karena itu, warga diharapkan untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana gempa bumi.

Dalam beberapa hari terakhir, Kepulauan Sangihe telah mengalami beberapa gempa bumi dengan magnitudo yang berbeda-beda. Warga diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

BMKG akan terus memantau aktivitas gempa bumi di Kepulauan Sangihe dan akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Kesimpulan, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 yang mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Kamis (11/6/2026) pukul 14.33 WIB, tidak berpotensi tsunami. Warga diharapkan untuk tetap waspada dan siap menghadapi bencana gempa bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *