Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juli 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang kawasan Barat Laut Miami, Texas, pada 23 Juli 2026 pukul 05:21 waktu setempat. Pusat gempa terletak di 37 km Barat Laut Miami, Texas, pada koordinat 35.899 LU (Lintang Utara) dan -100.972 BB (Bujur Barat) dengan kedalaman 5.5 km. Gempa ini tergolong dalam kategori sedang yang sering dirasakan, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil.
Sementara itu, di Indonesia, terjadi beberapa gempa bumi lainnya. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 terjadi di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 23 Juli 2026 sore. Pusat gempa berada pada koordinat 8,65 Lintang Selatan dan 116,24 Bujur Timur, atau sekitar 7 kilometer barat laut Lombok Tengah, NTB. Gempa tersebut berpusat pada kedalaman 85 kilometer di bawah permukaan bumi.
Gempa bumi Magnitudo 4,3 juga terjadi di Sumbawa, NTB, pada 23 Juli 2026 pukul 02:37:14 WIB. Pusat gempa atau episentrum berada di 51 km Timur Laut Sumbawa, NTB. Gempa di Sumbawa, NTB, tak berpotensi tsunami.
Gunung Semeru di Jawa Timur juga masih bergolak dengan gempa letusan yang mencapai puluhan kali. Pada pengamatan kegempaan periode Kamis pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat Gunung Semeru mengalami 19 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-22 mm.
Sesar Oreng di Aceh juga menjadi salah satu penyebab gempa bumi di wilayah tersebut. Sesar Oreng adalah salah satu bagian dari sistem patahan aktif Sesar Besar Sumatera (Great Sumatran Fault) yang membelah daratan Pulau Sumatera.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan aktivitas gempa bumi.
Kesimpulan, gempa bumi merupakan fenomena alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, masyarakat harus selalu waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG untuk menghindari bahaya yang dapat timbul dari gempa bumi.
