Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juni 2026 | Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, baru-baru ini menghadapi tantangan baru dalam mengatur kebijakan moneter. Pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) tanggal 17 Juni 2026, Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50%-3,75%. Namun, apa yang berubah adalah proyeksi beberapa pejabat Fed tentang kenaikan suku bunga di masa depan.
Sekarang, sembilan dari 19 pejabat Fed memproyeksikan setidaknya satu kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026. Enam di antaranya bahkan memprediksi beberapa kenaikan. Ini merupakan perubahan dramatis dari tiga bulan sebelumnya, ketika tidak ada pejabat Fed yang memproyeksikan kenaikan suku bunga.
Perubahan ini terjadi karena inflasi yang meningkat, yang mencapai 4,2% pada Mei 2026, level tertinggi dalam tiga tahun. Fed juga memperbarui proyeksi pertumbuhan PDB riil pada 2026 sebesar 2,2% dan inflasi PCE sebesar 3,6%.
Sementara itu, Kevin Warsh, ketua baru Fed, menghadapi tantangan awal dalam jabatannya. Ia harus menghadapi inflasi yang tinggi, perbedaan pendapat dalam FOMC, dan kasus di Mahkamah Agung yang dapat mengubah kekuasaan presiden atas Fed.
Warsh juga berencana untuk mengubah cara Fed berkomunikasi dengan publik, termasuk menghilangkan panduan ke depan tentang kebijakan moneter. Namun, beberapa ahli khawatir bahwa perubahan ini dapat membuat kebijakan Fed kurang efektif dan lebih sulit diprediksi.
Dalam beberapa hari mendatang, Warsh akan berpartisipasi dalam Forum Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra, Portugal, di mana ia akan berbagi panggung dengan presiden ECB, Christine Lagarde, dan pejabat bank sentral lainnya. Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter Fed di masa depan.
Kesimpulan, Federal Reserve saat ini menghadapi tantangan baru dalam mengatur kebijakan moneter, termasuk kenaikan suku bunga dan perubahan kepemimpinan. Dengan inflasi yang meningkat dan perbedaan pendapat dalam FOMC, Fed harus membuat keputusan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi.
