Dony Oskaria: Danantara Siap Kelola Ekspor SDA dengan Transparan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juni 2026 | Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, menegaskan bahwa pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) tidak akan menambah birokrasi baru dalam pengelolaan ekspor Sumber Daya Alam (SDA). DSI diyakini dapat menciptakan nilai tambah bagi negara, masyarakat, dan pelaku usaha melalui pengelolaan ekspor yang lebih transparan dan akuntabel.

Menurut Dony, keberadaan DSI akan memperkuat pengawasan terhadap praktik-praktik yang selama ini diduga mengurangi potensi penerimaan negara, seperti under-invoicing maupun transfer pricing dalam kegiatan ekspor komoditas. DSI juga akan memantau seluruh data dan aktivitas ekspor secara terintegrasi, sehingga Kementerian Keuangan dapat lebih mudah memonitor potensi penerimaan negara.

Baca juga:

Dony mengatakan bahwa Danantara masih melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola serta transparansi laporan keuangan BUMN. Proses tersebut mencakup pembersihan pembukuan perusahaan-perusahaan pelat merah dan penyelesaian impairment atau penurunan nilai aset yang masih bermasalah. Dengan demikian, Danantara berkomitmen untuk membersihkan laporan keuangan seluruh BUMN.

Di sisi lain, Dony menekankan bahwa operasional DSI nantinya akan memiliki teknologi yang mumpuni dalam mengoperasionalisasi laporan dan transaksi ekspor komoditas strategis nasional. DSI akan resmi beroperasi pada Senin, 1 Juni 2026, dan akan melakukan proses transisi selama enam bulan hingga Desember 2026.

Dengan keberadaan DSI, pemerintah berharap dapat memberikan nilai tambah terhadap pendapatan negara. Praktik under invoicing dan transfer pricing dinilai tidak akan terjadi lagi ke depannya. Dalam proses penataan ekspor SDA, Danantara juga dibantu oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dengan menempatkan sumber daya manusia untuk bersinergi.

Dony mengungkapkan bahwa laporan keuangan Danantara yang merupakan konsolidasi dari laporan seluruh BUMN, saat ini sedang dalam proses pembersihan. Proses pembersihan laporan seluruh BUMN ditargetkan rampung pada akhir Juni. Dengan keberadaan Danantara, pemerintah berharap dapat memberikan nilai tambah terhadap pendapatan negara.

Kesimpulan dari pembentukan DSI adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ekspor SDA, serta memberikan nilai tambah bagi negara, masyarakat, dan pelaku usaha. Dengan demikian, Danantara berkomitmen untuk membersihkan laporan keuangan seluruh BUMN dan meningkatkan pendapatan negara melalui pengelolaan ekspor yang lebih transparan dan akuntabel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *