Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juni 2026 | Demonstrasi mahasiswa di beberapa daerah di Indonesia belakangan ini marak terjadi. Mulai dari Pekanbaru, Tulungagung, Jakarta, hingga Mojokerto, mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan tuntutan mereka. Salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai telah merugikan anggaran negara.
Di Pekanbaru, demonstrasi mahasiswa di depan kantor DPRD Riau berlangsung cukup lancar, namun terjadi ketegangan saat aparat mengamankan ban bekas dan bahan bakar yang diduga akan digunakan untuk melakukan pembakaran. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, menyatakan bahwa secara umum kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman, dan aspirasi mahasiswa dapat diterima langsung oleh pimpinan DPRD Provinsi Riau.
Sementara itu, di Tulungagung, ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD. Mereka menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk pemadaman listrik bergilir yang dinilai telah merugikan masyarakat miliaran rupiah. Mahasiswa juga menuntut evaluasi program MBG dan peningkatan kesejahteraan guru.
Di Jakarta, mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus. Mereka mengkritik soal MBG hingga supremasi sipil. Akses jalan menuju Gambir ditutup sementara saat aksi digelar. Kendaraan dari arah MH Thamrin menuju Gambir dialihkan ke Medan Merdeka Barat.
Di Mojokerto, ratusan relawan SPPG dan mitra MBG menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung program MBG. Mereka menuntut agar MBG dilanjutkan dan dievaluasi agar lebih tepat sasaran. Aksi unjuk rasa berlangsung damai dan diapresiasi oleh Wabup Mojokerto.
Kericuhan juga terjadi saat demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR, Senin (22/6/2026). Massa mahasiswa tidak menghiraukan larangan untuk tidak melakukan aksi bakar ban, sehingga terjadi kericuhan antara massa dan aparat. Kepala Bagian Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto, mengalami patah tulang kaki saat mengamankan demonstrasi.
Dalam beberapa hari terakhir, demonstrasi mahasiswa telah menjadi fenomena yang cukup besar di Indonesia. Mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan tuntutan mereka dan menuntut perubahan. Namun, perlu diingat bahwa demonstrasi harus berlangsung damai dan tidak melanggar hukum.
