Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 Juli 2026 | Pemerintah telah menjadwalkan pencairan bantuan sosial (bansos) tahap ketiga di bulan Juli 2026. Masyarakat dapat memastikan status sebagai penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) melalui pengecekan secara online.
Untuk mengecek status penerima bansos, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau mengunduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Pengecekan dapat dilakukan dengan memasukkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dengan KTP.
Bansos PKH dan BPNT ditujukan bagi masyarakat dari kalangan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Besaran dana yang diterima oleh penerima manfaat PKH disesuaikan dengan kategori, seperti ibu hamil, anak usia dini, siswa SD, siswa SMP, siswa SMA, penyandang disabilitas berat, dan lansia usia 60 tahun ke atas.
Sementara itu, besaran dana BPNT adalah Rp200.000 per bulan. Dana PKH dan BPNT dapat dicairkan sekaligus sesuai dengan periode penyaluran yang telah ditetapkan. Masyarakat perlu memahami bahwa jadwal pencairan dana di tiap wilayah memiliki kemungkinan berbeda, sehingga perlu mengecek status secara berkala.
Pemerintah juga menyediakan layanan kekayaan intelektual sebagai instrumen untuk meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk lokal. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk melindungi hak cipta dan merek dagang mereka.
Dalam melakukan pengecekan status penerima bansos, masyarakat perlu mempersiapkan data diri yang lengkap dan akurat. Pastikan untuk memasukkan NIK dan nama sesuai dengan KTP untuk memastikan keakuratan data.
Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan bansos PKH dan BPNT untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Pemerintah berharap bahwa bansos ini dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dan mencapai kemakmuran yang lebih baik.
