Al Ittihad Guncang Musim: Imbang Tanpa Gol di Saudi, Perombakan Staf Medis di Libya

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Mei 2026 | Al Ittihad kembali menjadi sorotan utama dalam dua arena kompetisi yang berbeda. Di Saudi Pro League, tim berjuluk merah putih menutup laga melawan Al‑Kholood dengan hasil imbang 0-0 pada hari Senin, sementara di Libya, klub tersebut melakukan perombakan penting pada staf medisnya menjelang serangkaian pertandingan krusial.

Pertandingan di Stadion King Abdullah berlangsung sengit meski tidak menghasilkan gol. Al Ittihad menguasai bola sebesar 58 persen dan menciptakan lima peluang tepat ke arah gawang. Kesempatan pertama yang paling mendekati gawang muncul pada menit ke‑27 ketika pemain sayap kiri menembakkan bola ke sudut atas tiang gawang, namun diselamatkan oleh kiper Al‑Kholood. Di babak kedua, gelandang menyerang dari jarak 25 meter namun tembakan meleset ke luar kotak penalti. Kiper Al Ittihad tampil impresif dengan beberapa penyelamatan krusial, tetapi lini serang gagal menembus pertahanan rapat lawan.

Baca juga:

Hasil imbang ini menempatkan Al Ittihad di posisi menengah klasemen Saudi Pro League, menambah tekanan pada pelatih kepala untuk meningkatkan efektivitas serangan. Dalam konferensi pers pasca laga, sang pelatih menegaskan pentingnya perbaikan penyelesaian akhir serta koordinasi antara lini pertahanan dan serangan. “Kami harus memanfaatkan penguasaan bola yang kami miliki dan menciptakan peluang yang lebih berbahaya,” ujarnya.

Sementara itu, di luar negeri, nama Al Ittihad kembali muncul dalam berita internasional terkait perubahan struktural pada tim teknis di Liga Premier Libya. Pelatih asal Afrika Selatan, Rhulani Mokwena, yang baru saja mengambil alih kepemimpinan Al Ittihad Tripoli, tengah menyelesaikan rekrutmen fisioterapis berpengalaman, Denies Maja, dari Sekhukhune United, klub Liga Premier Afrika Selatan.

Mokwena, yang memiliki pengalaman melatih Mamelodi Sundowns dan Wydad Casablanca, mendapat dukungan penuh dari dewan direksi Al Ittihad untuk membentuk tim belakang yang sesuai dengan taktik intensitas tinggi. Denies Maja membawa latar belakang pendidikan FIFA Diploma, sertifikasi FIFA Safeguard Officer, serta keahlian dalam nutrisi olahraga dan periodisasi, yang dianggap krusial untuk menyiapkan pemain menghadapi jadwal padat.

Jadwal kompetisi Al Ittihad di Liga Premier Libya dalam dua minggu ke depan sangat padat, mencakup pertemuan melawan Al Ahly Tripoli pada 6 Mei, Al Madina pada 10 Mei, Asswehly pada 14 Mei, dan Al Ittihad Misurata pada 18 Mei. Selain itu, klub juga telah melaju ke perempat final Piala Libya, membuka peluang tambahan bagi staf medis baru untuk menguji kesiapan tim dalam situasi knockout.

  • 6 Mei – Al Ittihad vs Al Ahly Tripoli
  • 10 Mei – Al Ittihad vs Al Madina
  • 14 Mei – Al Ittihad vs Asswehly
  • 18 Mei – Al Ittihad vs Al Ittihad Misurata

Rekrutmen Maja dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat aspek kebugaran dan pemulihan pemain, terutama mengingat intensitas pertandingan yang meningkat. Sekhukhune United sendiri masih menunggu pernyataan resmi mengenai kepergian fisioterapis mereka, yang diperkirakan akan memberikan dampak signifikan pada departemen medis klub.

Integrasi antara performa di lapangan dan perombakan staf teknis menandai fase penting bagi Al Ittihad. Di satu sisi, hasil imbang melawan Al‑Kholood menunjukkan kebutuhan akan peningkatan efektivitas serangan. Di sisi lain, kehadiran Denies Maja di Libya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemulihan pemain, sehingga tim dapat mempertahankan performa tinggi sepanjang kompetisi domestik dan internasional. Jika kedua aspek ini dapat terintegrasi dengan baik, Al Ittihad berpotensi mengubah dinamika klasemen baik di Saudi maupun di Libya, sekaligus menegaskan ambisinya untuk menjadi kekuatan dominan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *