Skor Nol, Kritik Pedas: Mason Greenwood Diberi Rating 0/10 oleh Pers Prancis setelah Kekalahan Telak Marseille

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Mei 2026 | Mason Greenwood, mantan gelandang Manchester United, kembali menjadi sorotan tajam media setelah penampilannya dalam laga Ligue 1 antara Olympique de Marseille melawan Nantes berakhir dengan kekalahan 3-0. Pers France La Provence memberikan nilai nol (0/10) tidak hanya kepada tim secara keseluruhan, tetapi menyoroti Greenwood sebagai sosok yang paling banyak mendapat kritik.

Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu sore di Stade Vélodrome awalnya diharapkan menjadi kemenangan mudah bagi Marseille, mengingat posisi Nantes yang berada di zona degradasi dengan selisih sepuluh poin dari zona aman. Namun, selama delapan menit menjelang jeda babak kedua, Nantes berhasil mencetak tiga gol secara berurutan, mengubah skor menjadi 3-0. Setelah jeda, Marseille tidak mampu mengembalikan tekanan, sementara pemain-pemain kunci seperti Pierre-Emerick Aubameyang bahkan harus diganti karena cedera.

Baca juga:

La Provence menilai seluruh skuad Marseille dengan rating nol, namun menambahkan komentar khusus terhadap beberapa pemain. Pierre-Emile Hojbjerg disebut “kembali menjadi anak kucing”, Arthur Vermeeren dikritik karena “sikapnya yang menjijikkan”, dan Aubameyang dicatat telah “melakukan lebih banyak umpan untuk Nantes daripada rekan-rekannya”. Greenwood, yang mencatat enam tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran, tetap tidak berhasil mencetak gol dalam enam penampilan terakhirnya bersama klub Prancis tersebut.

Berita tersebut memuat kutipan tajam: "Sementara pemain lain mudah melakukan ‘professional foul’, perilaku Greenwood pada hari Sabtu jelas merupakan pelanggaran profesional. Dari awal hingga akhir, ia tampak berjalan setelah kehilangan bola berulang kali, mengeluh ketika rekan tidak mengoper, dan beraksi seolah-olah berada di sirkus demi hiburan pribadi, padahal masa depan finansial klub sedang dipertaruhkan." Penilaian tersebut menambahkan bahwa “dalam kondisi lain, ia mungkin layak mendapat setengah poin hanya karena berhasil mengikat sepatu botnya”.

Statistik menunjukkan bahwa meski Greenwood menjadi satu-satunya pemain yang paling aktif menyerang, kontribusinya terbatas pada tembakan. Sebelumnya, pada paruh pertama musim ini, ia sempat memimpin klasemen pencetak gol Ligue 1 dengan 15 gol, namun kemudian tertinggal oleh Joaquin Panichelli (Strasbourg, 16 gol) dan Esteban Lepaul (Rennes, 18 gol).

Penurunan performa tersebut memicu spekulasi transfer yang semakin intens. Beberapa klub besar Eropa dilaporkan tertarik menggaet Greenwood pada bursa transfer musim panas, antara lain Juventus, Atletico Madrid, serta beberapa tim Premier League yang belum disebutkan secara resmi. Daftar minat klub dapat dilihat pada poin berikut:

  • Juventus (Serie A)
  • Atletico Madrid (La Liga)
  • Everton (Premier League)
  • West Ham United (Premier League)

Media Inggris, termasuk Daily Mail, menanggapi rating nol tersebut dengan sindiran. Mereka menyoroti bahwa kritik La Provence mencerminkan citra negatif yang terus melekat pada Greenwood sejak kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang menghambat kariernya di Inggris. Sebagian besar liputan menekankan kegagalan pemain tersebut dalam menyesuaikan diri dengan taktik Marseille dan tekanan finansial klub yang sedang berjuang untuk kembali ke posisi kualifikasi Liga Champions.

Marseille sendiri kini berada di posisi ketujuh klasemen Ligue 1, jauh dari zona kualifikasi Liga Champions. Kekalahan melawan Nantes menambah daftar satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir, menambah tekanan pada manajemen klub untuk merombak skuad. Jika Greenwood meninggalkan Marseille pada akhir musim, klub kemungkinan harus menyesuaikan anggaran gaji dan mencari pengganti yang dapat meningkatkan daya serang.

Kesimpulannya, penilaian nol dari La Provence menandai puncak kekecewaan atas penampilan Greenwood bersama Marseille. Kritik tajam tidak hanya memengaruhi reputasinya di media Prancis, tetapi juga memperkuat spekulasi bahwa ia akan mencari klub baru pada bursa transfer mendatang. Dengan minat dari klub-klub top Eropa, masa depan Greenwood masih sangat terbuka, namun ia harus memperbaiki performa di lapangan agar dapat memenuhi ekspektasi yang tinggi dari para penggemar dan manajemen klub baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *