Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Semen Padang kembali berada di ujung tanduk pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/26. Tim Kabau Sirah dijamu Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Serang, pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi batu loncatan pertama dari empat laga terakhir yang menentukan nasib klub di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Berada di posisi ke-17 dari 18 tim dengan hanya 20 poin, Semen Padang berada dalam zona merah. Jaraknya dengan tim aman cukup jauh; Madura United yang menempati peringkat ke-15 mengumpulkan 29 poin, sementara Persis Solo di peringkat ke-16 memiliki 27 poin. Persijap Jepara dan PSM Makassar yang berada di posisi ke-13 dan ke-14 masing‑masing mengoleksi 31 poin. Dengan empat pertandingan tersisa, satu-satunya cara Semen Padang bertahan adalah menyapu bersih semua laga dan berharap pesaingnya melenceng.
Pelatih Imran Nahumarury, yang memegang lisensi AFC Pro, menegaskan bahwa persiapan tim berjalan lancar meski ada beberapa pemain yang masih absen karena cedera. “Kami datang dengan tekad kuat untuk memberikan hasil terbaik. Fokus utama adalah kebugaran dan mentalitas pemain,” ujar Imran dalam konferensi pers pra‑pertandingan.
Berikut adalah gambaran singkat posisi klasemen dan selisih poin yang harus diatasi Semen Padang:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 13 | Persijap Jepara | 31 |
| 14 | PSM Makassar | 31 |
| 15 | Madura United FC | 29 |
| 16 | Persis Solo | 27 |
| 17 | Semen Padang FC | 20 |
| 18 | PSBS Biak | ?? |
Statistik menunjukkan performa buruk Semen Padang dalam lima laga terakhir: tanpa satu gol pun tercipta dan hanya mencatat satu kekalahan tipis 0‑1 melawan Madura United. Di sisi lain, Dewa United menempati peringkat ketujuh dengan 47 poin, tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, dan berhasil mencatat empat kemenangan dalam lima laga terakhiri.
Rekor pertemuan kedua tim juga menguntungkan Dewa United. Pada musim lalu, Dewa United mencatat kemenangan telak 6‑0 dan 8‑1 atas Semen Padang. Namun, pada putaran pertama musim ini Semen Padang berhasil mengalahkan Banten Warriors 2‑0, menandakan adanya potensi perbaikan.
Susunan pemain yang diprediksi untuk laga ini memperlihatkan perbedaan kualitas di lini tengah. Dewa United menurunkan Ivar Jenner, sosok yang dianggap mampu mengendalikan ritme permainan. Sementara Semen Padang menurunkan Boubakary Diarra dan Ricki Ariansyah, namun keduanya masih mencari formasi yang tepat untuk menembus pertahanan lawan.
- Target utama Semen Padang: mencetak minimal satu gol dan meraih tiga poin.
- Strategi Imran: menekankan pressing tinggi dan serangan balik cepat melalui sayap kanan.
- Ancaman Dewa United: serangan kombinasi tiga penyerang (Egy Maulana Vikri, Alex Martins, Noah Sadaoui) yang telah terbukti produktif.
Jika Semen Padang gagal meraih kemenangan melawan Dewa United, kemungkinan besar klub akan terdegradasi ke kasta kedua. Sebaliknya, kemenangan dapat memberikan momentum positif menjelang laga melawan Madura United pada 29 April 2026, yang juga menjadi ujian penting.
Para pendukung klub diharapkan memberikan dukungan penuh, meski pertandingan dilaksanakan di kandang lawan. Imran menambahkan, “Perjalanan kami belum selesai. Kami akan meminimalisir kelemahan dan berusaha mencetak gol. Tidak ada yang mustahil dalam sepakbola.”
Dengan tekanan yang semakin tinggi, pertandingan ini tidak hanya menjadi pertarungan tiga poin, tetapi juga simbol perjuangan Semen Padang melawan kemerosotan. Semua mata kini tertuju pada Serang, menanti apakah Kabau Sirah dapat mengubah nasibnya atau harus menurunkan bendera merah pada akhir musim.
Hasil akhir pertandingan akan menjadi sinyal kuat bagi empat laga terakhir Semen Padang. Kemenangan dapat membuka peluang untuk menyalip Persis Solo dan bahkan menantang Madura United, sedangkan kekalahan akan menutup pintu harapan dan mengamankan posisi degradasi.
