Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Toronto FC berhasil menahan imbang 1-1 melawan San Jose Earthquakes pada laga lanjutan Major League Soccer (MLS) yang digelar di BMO Field, Sabtu sore. Pertandingan tersebut menjadi sorotan utama setelah gol pembuka Daniel Salloi pada menit dua, yang menandai debutnya yang mengesankan bagi tim merah tersebut.
Gol pertama datang cepat, tepat dua menit setelah peluit pertama. Daniel Salloi, yang baru bergabung dari Sporting Kansas City, mengeksekusi tembakan keras ke sudut jauh gawang lawan setelah menerima umpan cemerlang dari Jonathan Osorio. Gol tersebut menjadi gol pertama dalam kariernya bersama Toronto FC, sekaligus menambah catatan empat gol dan tiga assist yang sudah dimilikinya musim ini.
San Jose Earthquakes tidak tinggal diam. Pada menit ke-14, Preston Judd berhasil memanfaatkan tendangan bebas yang dikirim Niko Tsakiris dengan mengarahkan bola ke dalam gawang, menyamakan kedudukan. Sejak saat itu, kedua tim saling bertukar serangan, namun pertahanan masing-masing sisi tetap solid.
Detik-detik krusial terjadi pada menit ke-86, ketika Daniel Salloi kembali mengancam dengan mengirimkan bola ke dalam kotak penalti dari setengah lapangan kanan. Bola hampir melintasi garis gawang, namun San Jose Earthquakes menampilkan aksi penyelamatan spektakuler. Bek San Jose, Reid Roberts, melakukan tendangan sepeda (bicycle kick) yang mengagumkan, menghalau bola tepat di garis gawang dan menyelamatkan timnya dari kekalahan. Aksi ini menjadi highlight pertandingan dan memperpanjang rekor tak terkalahkan Earthquakes di luar kandang.
Pelatih Toronto FC, Robin Fraser, mengungkapkan kebanggaannya atas performa tim yang masih berjuang dengan banyak cedera. “Karakter tim kami tetap kuat,” ujar Fraser. “Meskipun beberapa pemain utama absen, kami tetap menunjukkan urgensi, usaha, dan disiplin yang sulit dihadapi lawan.” Ia menambahkan bahwa kontribusi Daniel Salloi sangat berarti bagi tim, menyebutnya sebagai tambahan yang fantastis.
Statistik pertandingan menunjukkan kepemilikan bola yang hampir seimbang, dengan Toronto FC menguasai 49 persen dan Earthquakes 51 persen. San Jose mencatat 12 tembakan (empat tepat sasaran) dibandingkan Toronto FC dengan sembilan tembakan (dua tepat sasaran). Luka Gavran, kiper Toronto FC, juga membuat beberapa penyelamatan krusial, termasuk satu pada tambahan waktu babak pertama.
Selain aksi di lapangan, pertandingan juga menyoroti beberapa insiden. Jonathan Osorio terjatuh setelah ditackle keras oleh defender San Jose, Ronaldo Vieira, pada menit ke-36. Meskipun Osorio tetap melanjutkan permainan, Vieira menerima kartu kuning atas pelanggaran tersebut. Selain itu, Micah Chisholm membuat debutnya untuk Toronto FC sebagai pengganti pada menit ke-46.
Keberhasilan menahan imbang ini memberikan dorongan moral bagi Toronto FC yang sedang berada di zona menengah klasemen MLS. Di sisi lain, San Jose Earthquakes mempertahankan rekor tak terkalahkan di luar kandang, menegaskan dominasi mereka dalam sepuluh pertandingan terakhir dengan hanya satu kekalahan.
Ke depan, Toronto FC dijadwalkan akan bertemu dengan Atletico Ottawa dalam pertandingan preliminary Canadian Championship pada Selasa malam, sebelum menutup pekan dengan melawan Inter Miami CF di BMO Field pada Sabtu mendatang. Kedua laga tersebut menjadi peluang bagi tim untuk mengumpulkan poin tambahan dan memperbaiki posisi klasemen.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menampilkan kombinasi aksi individu yang mengesankan, taktik defensif yang ketat, dan semangat juang tinggi. Meskipun tidak mampu meraih kemenangan, Toronto FC berhasil menunjukkan ketangguhan dan potensi yang dapat dimanfaatkan dalam laga-laga berikutnya.
