Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 April 2026 | Liverpool kembali menegaskan dominasinya di Premier League setelah mengalahkan Crystal Palace 3-1 pada laga pekan ke-30. Gol pembuka yang dicetak oleh Alexander Isak menjadi sorotan utama, menandai kembalinya striker Swedia tersebut setelah hampir empat bulan terpuruk karena cedera fibula yang diderita di Tottenham pada Desember 2025.
Isak, yang bergabung dengan Liverpool pada musim panas lalu dengan nilai transfer sebesar £125 juta, akhirnya mampu menyalurkan insting pembunuhnya. Pada menit ke-35, Alexis Mac Allister menendang bola dengan kurang akurat; Isak berhasil mengontrol bola yang memantul, lalu menyiapkan tembakan kaki kiri yang meluncur melewati kiper Dean Henderson dan masuk ke jaringan gawang. Gol tersebut tidak hanya menjadi gol pertama Isak di Premier League, tetapi juga gol pertamanya di Anfield, stadion legendaris Liverpool.
Setelah gol Isak, Liverpool semakin menguasai pertandingan. Andy Robertson, yang diperkirakan akan mengakhiri karirnya di Anfield, menambah skor pada menit ke-45 dengan tembakan kuat dari tepi kotak penalti, memberikan Liverpool keunggulan dua gol sebelum jeda. Robertson, yang telah menjadi figur ikonik bagi suporter, menutup penampilannya dengan gol yang penuh emosi, menegaskan kontribusinya selama hampir satu dekade.
Di babak kedua, kiper muda Freddie Woodman menunjukkan nilai tambahnya. Woodman, yang melakukan debutnya sebagai penjaga gawang utama pada laga ini, melakukan dua penyelamatan krusial, termasuk satu kali tepisan menolak header Maxence Lacroix. Penyelamatan-penyelamatan tersebut menjaga keunggulan Liverpool dan menambah kepercayaan diri tim dalam menghadapi sisa musim.
Crystal Palace sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71 lewat gol kontroversial Daniel Muñoz, yang melambungkan bola ke gawang setelah Woodman mengalami cedera kecil akibat tabrakan dengan Ismaila Sarr. Meskipun keputusan wasit tidak menginterupsi permainan, gol tersebut menambah ketegangan sebelum akhir laga.
Selain gol dan penyelamatan, pertandingan ini juga menyoroti situasi pemain senior Mohamed Salah. Salah terpaksa digantikan pada babak pertama karena dugaan cedera hamstring, menimbulkan spekulasi tentang masa depannya di Liverpool. Pelatih Arne Slot menyatakan optimisme, namun menekankan pentingnya pemulihan penuh untuk mengakhiri musim dengan kuat.
Dengan kemenangan ini, Liverpool naik ke posisi keempat klasemen, delapan poin di atas Brighton yang berada di posisi keenam. Kemenangan ketiga beruntun ini mengamankan peluang klub untuk kembali ke Liga Champions musim depan, sebuah target utama setelah investasi besar pada pemain seperti Isak, Van Dijk, dan Robertson.
Strategi Arne Slot dalam memanfaatkan pemain baru terbukti efektif. Isak, yang sempat menjadi beban akibat cedera, kini menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa puncaknya. Slot menilai, “Gol Isak menunjukkan betapa pentingnya memiliki penyerang yang dapat menyelesaikan peluang secara klinis. Kami berharap dia dapat terus memberikan kontribusi di sisa pertandingan.”
Secara keseluruhan, pertandingan melawan Crystal Palace menjadi momen penting bagi Liverpool. Gol pertama Alexander Isak di Anfield menandai titik balik bagi sang striker, sementara penampilan impresif Freddie Woodman menambah kedalaman skuad. Dengan empat pertandingan tersisa, Liverpool bertekad mengamankan tempat di Liga Champions, sekaligus memberi penghormatan kepada pemain veteran yang akan meninggalkan Anfield.
