Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 April 2026 | Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan komitmen timnya untuk tetap bertahan di kompetisi Championship musim depan setelah meraih kemenangan krusial 4-2 atas Persekat Tegal di Stadion Kaharuddin Nasution pada Minggu, 19 April 2026. Kemenangan tersebut tidak hanya mengamankan poin penting, tetapi juga menyingkirkan ancaman zona degradasi yang selama ini menghantui Askar Bertuah.
Dalam laga yang berlangsung pada malam hari, PSPS Pekanbaru menunjukkan dominasi dengan mencetak empat gol, sementara Persekat Tegal hanya mampu menambah dua gol. Skor akhir 4-2 menjadi bukti bahwa tim asuhan Aji Santoso mampu menyalurkan serangan secara efektif sekaligus menjaga pertahanan yang solid.
Aji Santoso menuturkan bahwa meskipun target utama—bertahan di Liga 2 atau Championship—sudah tercapai, timnya tidak akan melonggarkan intensitas. “Masih ada dua sisa pertandingan. Insyaallah tetap fight. Pemain harus lebih enjoy, tapi tetap menjaga marwah PSPS, apalagi saat bermain di kandang,” ujarnya pada 20 April. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kompetitif tanpa beban berlebih, sehingga pemain dapat bermain dengan kebebasan namun tetap disiplin.
Jadwal dua pertandingan terakhir menjadi sorotan utama. Pertandingan pertama dijadwalkan pada 26 April pukul 19.00 WIB di Stadion Kaharuddin Nasution melawan Sumsel United, tim yang berada di zona tengah klasemen. Pertandingan kedua akan dilaksanakan pada 2 Mei di Stadion Patriot Chandrabhaga, menghadapi FC Bekasi City, klub yang tengah berjuang menancapkan diri di papan atas klasemen. Kedua laga tersebut diyakini akan menjadi ujian akhir bagi PSPS Pekanbaru dalam mempertahankan posisi mereka.
Winger PSPS, Hari Nur Dwi Yulianto, menambahkan perspektif positif tim. Ia mengatakan, “Yang paling penting, kami sudah memastikan tetap bertahan di Liga 2 musim depan. Itu jadi motivasi besar bagi kami,” menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi sumber energi tambahan untuk meningkatkan kualitas permainan di sisa musim.
Dengan hasil kemenangan tersebut, PSPS Pekanbaru mengumpulkan 34 poin dan menempati posisi keenam pada klasemen akhir Liga 2. Pencapaian ini tidak hanya menghindarkan klub dari playoff degradasi, tetapi juga memberikan ruang napas bagi manajemen untuk merencanakan strategi jangka panjang, termasuk penguatan skuad dan peningkatan fasilitas latihan.
Bertahan di Championship memberikan dampak signifikan bagi aspek finansial klub. Pendapatan dari sponsor, hak siar, dan penjualan tiket diperkirakan akan meningkat, yang pada gilirannya dapat dialokasikan untuk pengembangan akademi muda dan perbaikan infrastruktur stadion. Bagi suporter, keberhasilan ini meningkatkan rasa kebanggaan dan loyalitas, mengingat dukungan mereka selama masa sulit menjadi pendorong utama moral tim.
Secara lebih luas, persaingan di Liga 2 musim 2026 semakin ketat. Beberapa klub tradisional berupaya kembali ke Liga 1, sementara tim-tim yang baru naik berjuang keras untuk mengamankan posisi aman. PSPS Pekanbaru kini berada di posisi strategis untuk memanfaatkan momentum ini, terutama dengan dua laga tersisa yang dapat memperkuat posisi mereka di zona aman.
Ke depan, Aji Santoso menegaskan pentingnya konsistensi. “Kami tidak akan menganggap remeh lawan apa pun. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk menunjukkan kualitas dan karakter klub,” pungkasnya. Dengan semangat juang yang tetap menyala, PSPS Pekanbaru bertekad mengakhiri musim dengan catatan positif, sekaligus menyiapkan diri untuk tantangan Championship berikutnya.
