Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 April 2026 | Dalam laga Liga Spanyol pekan ke-31 antara Atletico Madrid dan Elche pada 22 April 2026, gelandang Argentina Thiago Almada terpaksa menerima kartu merah setelah insiden yang menimbulkan kehebohan. Pada menit ke-30, dengan skor imbang 1-1, Almada berada di tepi kotak penalti Atletico dan mencoba menggiring bola. Namun ia kehilangan penguasaan dan bola jatuh ke kaki pemain Elche, Affengruber, yang kemudian melakukan tindakan tidak sportif dengan menahan pemain Argentina tanpa menyentuh bola. Kejadian tersebut langsung ditangkap oleh asisten wasit, dan Almada dikeluarkan dari lapangan.
Keputusan tersebut menambah beban Atletico yang harus bertahan dengan sepuluh pemain selama lebih dari setengah pertandingan. Di menit berikutnya, Elche memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mengeksekusi penalti melalui André Da Silva, yang berhasil menyalip kiper Jan Oblak dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk Elche. Pelatih Diego Simeone, yang dikenal dengan taktik defensifnya, terpaksa melakukan perubahan taktis mendadak, menurunkan beberapa pemain inti dan mengandalkan serangan balik cepat untuk menekan lawan.
Sementara keputusan kartu merah Almada menjadi sorotan, insiden lain pada pertandingan sebelumnya melibatkan pemain Barcelona, Gerard Martin, yang sempat ditunjuk keluar karena intervensi pada Almada. VAR kemudian meninjau kembali aksi tersebut dan memutuskan bahwa Martin seharusnya hanya menerima kartu kuning, bukan merah. Komite Teknis Sepak Bola Spanyol (CTA) mengonfirmasi kesalahan tersebut dalam video revisi mingguan, menegaskan bahwa keputusan awal merupakan kesalahan manusiawi dan menambah ketegangan antara Atletico dan pihak wasit.
Musim ini, Thiago Almada mengalami pasang surut. Meskipun menunjukkan kilau kecepatan dan kreativitas yang mengingatkan pada masa mudanya di River Plate, ia sering menjadi sorotan kritis karena konsistensi yang belum terjaga. Statistik mencatatnya mencetak lima gol dan memberikan enam assist dalam 22 penampilan liga, namun beberapa kali ia terlibat dalam keputusan yang merugikan tim, termasuk insiden melanggar aturan fisik yang baru-baru ini memicu pengusirannya.
Di luar kompetisi domestik, nama Almada semakin menonjol menjelang Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, telah mengumumkan daftar pemain inti, dan Thiago Almada termasuk dalam kelompok gelandang yang diperkirakan akan masuk. Daftar tersebut mencakup Leandro Paredes, Alexis Mac Allister, Enzo Fernández, Rodrigo de Paul, Nicolás González, Exequiel Palacios, Nico Paz, Giuliano Simeone, serta Almada. Keputusan akhir masih menunggu konfirmasi, namun jika dipilih, ia akan bergabung dengan rekan-rekannya seperti Lionel Messi, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez dalam skuad Albiceleste.
Perspektif analis menilai bahwa kehadiran Almada di skuad nasional dapat menambah dimensi serangan cepat dan kemampuan menembus pertahanan lawan. Namun, tekanan untuk tampil konsisten di level tertinggi semakin besar, terutama setelah insiden kartu merah yang menimbulkan pertanyaan tentang disiplin pribadi. Jika ia berhasil menegakkan komitmen taktik dan mengurangi kesalahan, peluangnya untuk menjadi pilihan utama semakin kuat.
Secara keseluruhan, insiden pada laga Atletico vs Elche menandai babak baru dalam karier Thiago Almada. Sementara Atletico harus mengatasi kekurangan satu pemain dalam pertandingan penting, Almada harus memperbaiki sikap di lapangan untuk memastikan dirinya tetap menjadi pilihan utama di tim nasional menjelang turnamen terbesar dunia. Tekanan dari klub dan negara menuntut transformasi mental dan fisik yang dapat mengembalikan performanya ke level yang diharapkan.
