Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Di Etihad Stadium, Arsenal mengalami kekalahan 1-2 dari Manchester City pada Minggu (19/4/2026), yang mempersempit jarak tiga poin di puncak klasemen Premier League. Meskipun hasil ini menimbulkan kekhawatiran, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa timnya tidak akan panik dan gelar masih terbuka.
Arteta menyampaikan kepada wartawan bahwa situasi saat ini seakan memulai kembali kompetisi, mengingat mereka masih memimpin tiga poin dengan lima pertandingan tersisa. “Liga Inggris dimulai kembali, hampir. Mereka memiliki satu pertandingan simpanan, kami unggul tiga poin, lima pertandingan tersisa, jadi permainan dimulai,” ucapnya, menegaskan keyakinan bahwa Arsenal dapat mempertahankan keunggulan.
Menurut Arteta, performa tim pada laga tersebut tidak jauh berbeda dengan Manchester City. “Kami tidak pantas kalah karena kualitas tim kami seimbang. Hasilnya lebih dipengaruhi faktor keberuntungan, terutama pada gol kedua Haaland yang meleset dan memantul ke arah gawang,” katanya. Ia menambahkan bahwa meski kecewa, pemain tetap tenang dan siap memberikan yang terbaik dalam lima pertandingan akhir.
Setelah gol pembuka Rayan Cherki untuk City, Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan, menunjukkan bahwa Arsenal mampu menahan tekanan. Namun, Erling Haaland mencetak gol penentu pada menit ke-65, mengamankan tiga poin bagi tuan rumah. Arteta menilai gol tersebut sebagai contoh “elemen keberuntungan” yang kadang menentukan hasil pertandingan.
Dalam konferensi pers, Arteta menolak spekulasi bahwa mentalitas pemain harus dipertanyakan. “Jika saya harus memilih para pemain untuk memenangi Liga Inggris dengan lima pertandingan tersisa di tangan kami dan berada di final Liga Champions, saya pikir saya seharusnya berada di rumah saja,” ungkapnya dengan tegas.
Arteta juga menyoroti pentingnya fokus pada sisa jadwal. Ia menyebut bahwa para pemain sudah meresapi rasa kecewa, namun bertekad untuk bangkit. “Kami tidak akan berhenti di sini, dan akan terus berjuang. Semua masih terbuka,” tegas Arteta, mengutip pernyataannya dalam sebuah wawancara dengan Daily Mirror.
- Skor akhir: Manchester City 2 – 1 Arsenal
- Gol Arsenal: Kai Havertz (penyelamatan)
- Gol City: Rayan Cherki, Erling Haaland
- Sisa pertandingan Arsenal: 5
- Kelebihan poin: 3
Dengan lima laga tersisa, Arsenal harus mengoptimalkan setiap peluang. Pertandingan melawan Bournemouth, Brighton, dan Tottenham diperkirakan menjadi ujian penting. Arteta menekankan bahwa timnya memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi tanpa mengorbankan kualitas.
Selain kompetisi domestik, Arsenal juga sedang berjuang di fase knockout Liga Champions, menambah beban jadwal. Arteta menyatakan bahwa pengalaman di ajang Eropa justru memperkuat mental pemain dalam menghadapi tekanan Liga Inggris.
Kesimpulannya, meskipun kekalahan melawan Manchester City menambah ketegangan, Mikel Arteta tetap optimis. Ia menegaskan bahwa gelar masih dalam jangkauan dan bahwa timnya akan terus berjuang hingga akhir musim untuk mengamankan trofi pertama sejak 2020.
