Badan Kepegawaian Negara: Mengapa Sebagian ASN Memilih Pergi?

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Agustus 2026 | Menjadi aparatur sipil negara (ASN) masih menjadi pekerjaan yang banyak diburu. Persaingan untuk menjadi ASN tetap tinggi, dengan rata-rata hanya sekitar 7 persen peserta yang akhirnya diterima. Namun, di tengah tingginya minat tersebut, sebagian ASN justru memilih meninggalkan pekerjaannya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat ada 2.722 ASN yang masuk dalam data pengunduran diri pada Semester I 2026. Angka ini sempat memunculkan pertanyaan: apakah pekerjaan ASN mulai kehilangan daya tariknya? BKN kemudian meluruskan data tersebut. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, sebagian besar dari 2.722 orang itu sebenarnya tidak benar-benar meninggalkan status ASN.

Baca juga:

Sebanyak 1.147 orang merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu yang beralih menjadi PPPK penuh waktu di instansi baru. Mereka diwajibkan mengundurkan diri secara administratif dari instansi lama, tetapi tetap berstatus ASN. Sementara 962 PNS lainnya masuk kategori pensiun dini yang berkaitan dengan penerbitan surat keputusan pensiun pada Semester I 2026.

Sebagian ASN yang benar-benar keluar dari ASN tanpa hak pensiun berjumlah 384 orang. Jumlah ini terdiri dari 233 ASN dan 151 CASN, yang hanya sekitar 14 persen dari total 2.722 orang. BKN juga meluncurkan program Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) untuk meningkatkan kompetensi ASN dalam bidang literasi digital.

ProASN terdiri dari empat segmen utama, yaitu kompetensi manajerial dan sosial kultural, potensi, literasi digital, dan preferensi karier. Literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan pegawai ASN dalam menguasai teknologi digital, termasuk pemanfaatan secara kritis, etis, dan bertanggung jawab.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga mengumumkan jadwal pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan tahun 2026. Pengumuman seleksi dijadwalkan pada tanggal 15 Agustus, sementara pendaftaran seleksi dimulai pada 18 Agustus.

Untuk dapat mendaftar, peminat perlu membuat akun di portal BKN terlebih dahulu. Terdapat sembilan kementerian RI yang membuka penerimaan calon peserta didik di masing-masing sekolah kedinasan yang dinaungi.

Kesimpulan, ASN masih menjadi pekerjaan yang banyak diburu, namun sebagian ASN memilih meninggalkan pekerjaannya. BKN meluruskan data pengunduran diri ASN dan meluncurkan program ProASN untuk meningkatkan kompetensi ASN. Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 juga telah dibuka, dengan seleksi administrasi sebagai tahap pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *