Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 April 2026 | Juventus kembali menegakkan ambisi masuk zona Liga Champions pada laga pekan ke-33 Serie A melawan Bologna di Allianz Stadium, Turin, Senin 20 April 2026. Kedua tim datang dengan latar belakang yang kontras: Juventus mengincar posisi empat besar setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Atalanta, sementara Bologna masih berjuang menstabilkan posisi menengah setelah tersingkir dari Liga Europa oleh Aston Villa.
Sejak kedatangan Luciano Spalletti pada November 2025, Juventus telah mencatatkan performa impresif dengan rata-rata 1,96 poin per pertandingan. Tim tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir Serie A dan mencatat empat nirbobol, menjadikannya salah satu kandidat kuat untuk melaju ke putaran akhir musim. Pada catatan historis, Juventus belum mengalami kekalahan di 13 pertemuan kandang melawan Bologna, dan kemenangan terakhir atas Atalanta meningkatkan moral tim menjelang pertemuan ini.
Namun, skuad Juventus menghadapi krisis di lini depan. Dusan Vlahovic absen karena cedera betis, Arkadiusz Milik masih dirahap cedera paha, dan Jonathan David serta Lois Openda belum menunjukkan performa yang memuaskan. Jeremie Boga, yang bergabung pada Januari, menjadi andalan baru dengan empat gol dalam enam penampilan terakhir. Di lini pertahanan, kiper baru Mattia Di Gregorio diprediksi menjadi starter setelah Mattia Perin cedera, sementara kalahkan pertahanan tetap kuat dengan kehadiran Bremer, Kelly, dan Cambiaso.
Di sisi Bologna, kegagalan di Liga Europa menambah beban mental, namun tim menunjukkan ketangguhan di liga domestik. Bologna berhasil memenangkan empat pertandingan tandang beruntun dan mencetak gol dalam 14 laga beruntun, menandakan kemampuan ofensif yang konsisten di luar kandang. Namun, skuad mereka juga terganggu oleh beberapa cedera; Lukasz Skorupski, kiper utama, absen, begitu pula Thijs Dallinga yang diragukan tampil. Federico Bernardeschi dan Riccardo Orsolini, dua eks Juventus, bersaing untuk posisi sayap kanan, sementara Orsolini baru saja mengakhiri paceklik golnya.
Berikut prediksi susunan pemain yang diperkirakan akan memulai laga Juventus vs Bologna:
- Juventus (4-2-3-1): Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Thuram, Locatelli; Conceicao, McKennie, Yildiz; Boga.
- Bologna (4-3-3): Ravaglia; Zortea, Lucumi, Heggem, Miranda; Moro, Freuler, Pobega; Orsolini, Castro, Rowe.
Analisis taktik menunjukkan Juventus kemungkinan akan mengandalkan tekanan tinggi dan transisi cepat, memanfaatkan kecepatan Thuram serta kreativitas McKennie di tengah lapangan. Sementara Bologna, yang mengadopsi formasi 4-3-3, diharapkan mengandalkan penguasaan bola melalui trio tengah Moro, Freuler, dan Pobega, serta serangan balik melalui Orsolini di sisi kanan.
Statistik pertemuan langsung menambah tekanan bagi Bologna. Dari 11 pertemuan liga, Bologna hanya mencatat satu kemenangan, dan tidak pernah mengalahkan Juventus dalam 27 laga Serie A sejak Februari 2011. Namun, catatan tandang Bologna yang kuat memberikan harapan bahwa mereka dapat mengganggu pertahanan Juventus, terutama melalui serangan sayap yang dipimpin Orsolini dan Rowe.
Prediksi odds dari Bola.com menempatkan Juventus sebagai favorit dengan peluang 60-40. Dengan hanya enam pertandingan tersisa, kemenangan di laga ini dapat memperkuat posisi Juventus di zona empat besar, sementara Bologna akan berusaha memperpanjang rekor kemenangan tandang mereka yang belum pernah tercapai sejak 1964.
Laga Juventus vs Bologna juga akan disiarkan secara live streaming melalui Vidio mulai pukul 01.45 WIB, memberikan kesempatan bagi para penggemar untuk menyaksikan duel sengit ini secara langsung. Penonton dapat menikmati layanan streaming dengan paket mulai Rp45.000 per bulan.
Kesimpulannya, Juventus memiliki keunggulan historis dan motivasi kuat untuk mengamankan poin penting menjelang akhir musim. Meskipun menghadapi masalah di lini depan, kedalaman skuad dan taktik Spalletti memberikan peluang besar untuk meraih kemenangan tipis. Bologna, dengan performa tandang yang stabil, berpotensi menimbulkan kejutan jika dapat memanfaatkan celah pertahanan Juventus. Pertarungan ini diprediksi akan berlangsung ketat dengan margin tipis, dan hasilnya akan sangat menentukan arah kedua tim menjelang sisa kompetisi.
