Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Agustus 2026 | Persib Bandung, klub sepak bola asal Indonesia, telah bebas dari sanksi FIFA Registration Ban setelah menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada mantan pelatih Robert Rene Alberts. Sanksi ini awalnya diberikan karena Persib belum membayar hak-hak Alberts sesuai kontrak.
Menurut keterangan resmi Persib, sanksi ini telah dicabut secara permanen oleh FIFA setelah klub menyelesaikan pembayaran sesuai keputusan yang telah ditetapkan. Dengan pencabutan sanksi ini, Persib kini dapat fokus pada persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa manajemen klub segera menentukan langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran setelah mengetahui adanya keputusan FIFA. Ia menambahkan bahwa penyelesaian perkara ini merupakan bentuk tanggung jawab klub dalam menghormati keputusan regulator.
Robert Rene Alberts, mantan pelatih Persib, juga membuka suara terkait sengketa dengan klub. Ia menjelaskan bahwa persoalan ini bermula dari kontraknya dengan Persib yang ditandatangani pada 2021 dan sebenarnya berlaku hingga Mei 2025. Alberts menegaskan bahwa dirinya tidak dipecat oleh Persib, melainkan mengundurkan diri dari posisi pelatih kepala.
Dengan bebasnya Persib dari sanksi FIFA, klub ini kini dapat mengalihkan perhatian sepenuhnya pada persiapan menghadapi musim baru. Persib berharap tidak ada lagi persoalan yang mengganggu persiapan tim, sehingga mereka dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan prestasi yang membanggakan bagi para pendukungnya.
Persib Bandung merupakan salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, dengan basis pendukung yang sangat loyal dan luas. Dengan bebasnya dari sanksi FIFA, klub ini siap untuk kembali bersaing di kancah sepak bola nasional dan internasional.
