Cara Cek Desil Bansos dan Pengaruhnya Terhadap Penerimaan Bantuan Sosial

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 Agustus 2026 | Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu basis data dalam penyaluran program bantuan sosial (bansos). Melalui DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam desil berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Status desil penting diketahui karena menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran bantuan sosial. Masyarakat kini dapat mengecek status tersebut secara online melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang digunakan pemerintah untuk menggambarkan posisi tingkat kesejahteraan masyarakat. Dalam DTSEN, terdapat 10 desil. Setiap desil mewakili 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.

Baca juga:

Penentuan desil tidak hanya melihat penghasilan. Kemensos menjelaskan bahwa pengelompokan tersebut menggunakan sejumlah variabel sosial ekonomi, antara lain pekerjaan dan pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, serta kepemilikan aset. BPS juga menjelaskan bahwa pengelompokan kesejahteraan dalam DTSEN mempertimbangkan berbagai indikator, termasuk identitas kependudukan, pendidikan, ketenagakerjaan, kondisi tempat tinggal, sanitasi dan air minum, kesehatan, disabilitas, kepemilikan aset, serta kepemilikan usaha.

Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri untuk mengetahui posisi tingkat kesejahteraan dalam data pemerintah. Informasi tersebut juga dapat membantu masyarakat untuk mengetahui apakah dirinya termasuk dalam kelompok yang menjadi sasaran program perlindungan sosial.

Cara cek desil penerima bansos dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Masyarakat hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah itu, mereka dapat mengakses laman Cek Bansos dan mengisi NIK serta kode verifikasi yang tersedia.

Desil juga terkait dengan pembatasan Pembelian BBM bersubsidi. Pemerintah berencana untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi bagi masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10. Masyarakat yang masuk dalam kategori ini berpotensi tidak lagi mendapatkan akses subsidi Pertalite dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Dalam menentukan status desil, pemerintah mempertimbangkan sejumlah kondisi sosial ekonomi, seperti kondisi tempat tinggal, pendidikan, kepemilikan aset, kondisi kesejahteraan, serta jumlah anggota keluarga. Data desil kemudian menjadi salah satu penilaian pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan dan perlindungan sosial.

Masyarakat dengan kategori desil 1 hingga desil 4 menjadi kelompok yang diprioritaskan untuk menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sementara itu, desil 5 masih dapat menerima beberapa bantuan tertentu. Desil 6 hingga 10 tidak menjadi prioritas dalam bansos reguler karena dianggap sejahterah.

Kesimpulan, cek desil penerima bansos sangat penting untuk mengetahui apakah seseorang berhak menerima bantuan sosial atau tidak. Dengan mengetahui status desil, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menerima bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *